Petani Mengeluh, Harga Pestisida di Sulsel Melonjak

  • 05 Feb 2026 18:22 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Pemerintah tahun kembali menargetkan keberlanjutan swasembada pangan yang dicapai 2025 lalu. Namun ditengah upaya mengejar target tersebut dihadang dengan tantangan harga pestisida, herbisida dan insektisida yang melonjak.

Pengurus Kontak Tani Nelayan Andalan KTNA Sulawesi Selatan Anas Tika' kepada rri, Kamis, 05 Februari 2026 mengeluhkan melambungnya harga sejumlah produk pestisida atau obat obatan pembasmi hama. "kami ini petani, saat ini menghadapi kendala dengan melambungnya harga pestisida yang seakan akan lepas kontrol dari pemerintah," tutur Anas.

Kenaikan harga pestisida ini menurutnya ketika tidak segera dikendalikan akan berdampak pada biaya produksi meningkat. Ia menghimbau pemerintah segera turun tangan.

"Sebaiknya pemerintah memang berbuat sesuatu, memberi subsidi atau bekerjasama dengan pihak luar supaya bisa murah" harapnya 

Petani asal Pinrang yang dijuluki Professor tikus ini memaparkan, beberapa produk pestisida memiliki harga yang cukup tinggi dan sulit dijangkau oleh petani. Pemerintah dalam hal ini kementerian pertanian dan lembaga terkait lainnya juga diminta mengawasi peredaran dan harga pestisida yang ada dipasaran 

"Semakin mahal harganya sekarang. Ada produk dengan takaran 500 Mill dijual dengan harga mencapai Rp 700 ribu. Sudah seperti Emas harganya. Kementan perlu memantau seperti apa harga yang ada pasaran." Tutup Anas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....