Mengaku Dept Collector, Seorang Pria Hadang Warga di Jalan Pengayoman

  • 23 Feb 2026 12:24 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar : Seorang warga Makassar, Heriyanto, resmi melaporkan dugaan pengancaman yang dilakukan pria yang mengaku sebagai debt collector perusahaan pembiayaan ke Polrestabes Makassar, Minggu , 22 Februari 2026. Laporan tersebut tercatat dengan nomor: LI/235/II/RES.1.24/2026/Satreskrim/Polrestabes Makassar/Polda Sulsel dan kini tengah dalam penanganan aparat kepolisian.

Peristiwa itu terjadi sehari sebelumnya, Sabtu, 21 Februari 2026 di area parkir Alaska Store, Jalan Pengayoman, Kecamatan Panakkukang, Makassar. Saat itu, Heriyanto bersama istrinya hendak meninggalkan lokasi menggunakan sepeda motor Honda Vario miliknya.

Namun, kendaraan mereka tiba-tiba dihadang seorang pria yang mengaku sebagai debt collector dari FIF Finance. Pria tersebut menyatakan motor yang digunakan korban masih berstatus pembiayaan dan memiliki tunggakan cicilan.

Heriyanto mengaku telah meminta identitas resmi serta surat tugas penarikan kendaraan. Namun, menurutnya, pria tersebut tidak dapat menunjukkan dokumen yang dimaksud.

“Saya minta diperlihatkan kartu identitas dan surat tugas resmi, tapi tidak ada yang bisa ditunjukkan. Tiba-tiba dia menekan rem motor saya hingga tangan saya terjepit. Kami kaget dan merasa terancam,” ujar Heriyanto.

Insiden itu terjadi di ruang publik dan sempat menarik perhatian pengunjung toko. Korban menyebut situasi tersebut membuat dirinya dan sang istri merasa ketakutan serta tertekan secara psikologis.

Selain mengaku sebagai debt collector, pria tersebut juga sempat menyatakan dirinya sebagai wartawan. Namun saat diminta menyebutkan media tempatnya bernaung, ia disebut tidak dapat memberikan keterangan jelas.

“Sempat mengaku wartawan, tapi tidak bisa menyebutkan medianya. Lalu kembali bilang dia debt collector. Itu yang membuat kami semakin curiga,” tambahnya.

Heriyanto mengaku sempat merekam sebagian kejadian menggunakan telepon genggam sebagai bukti. Ia berharap pihak kepolisian dapat menindaklanjuti laporan tersebut agar kejadian serupa tidak terulang.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terlapor maupun dari perusahaan pembiayaan terkait dugaan insiden tersebut.(**)

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....