Mengenal Asal Usul Olahraga Pickleball yang Semakin Populer
- 07 Okt 2026 11:56 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Pickleball kini menjadi salah satu olahraga yang semakin dikenal di berbagai negara. Permainan ini memadukan sejumlah unsur dari tenis, bulu tangkis, dan tenis meja. Menggunakan bet atau paddle dan bola plastik berlubang, pickleball dapat dimainkan secara tunggal maupun ganda.
Karakter permainannya yang relatif mudah dipelajari membuat olahraga ini menarik bagi berbagai kelompok usia. Dikutip dari Wikipedia Pickleball pertama kali muncul pada 1965 di Bainbridge Island, Washington, Amerika Serikat.
Olahraga ini bermula dari sebuah kegiatan rekreasi keluarga yang kemudian berkembang menjadi permainan tersendiri. Tiga tokoh yang dikenal sebagai pencetusnya adalah Joel Pritchard, Bill Bell, dan Barney McCallum.
Ketiganya berusaha menciptakan permainan yang dapat dinikmati keluarga pada saat berkumpul dan memanfaatkan fasilitas yang sudah tersedia. Pada awalnya, Pritchard dan Bell menemukan perlengkapan permainan yang terbatas.
Mereka kemudian menggunakan lapangan badminton, menurunkan net, serta memanfaatkan bola plastik berlubang dan bet sederhana. Permainan tersebut berkembang setelah McCallum ikut membantu menyempurnakan aturan dan perlengkapannya.
Dari sinilah bentuk dasar pickleball mulai terbentuk seperti yang dikenal saat ini. Salah satu cerita yang menarik adalah asal nama “pickleball”.
Ada dua versi yang sering dikaitkan dengan pemberian nama tersebut. Versi pertama menyebut nama itu berasal dari istilah “pickle boat”, yaitu perahu yang digunakan dalam perlombaan dayung dan diisi oleh peserta dari berbagai tim.
Versi kedua mengaitkannya dengan nama anjing keluarga Pritchard, Pickles, yang konon sering mengejar bola ketika permainan berlangsung. Namun, asal nama tersebut masih menjadi bagian dari sejarah yang diperdebatkan.
Seiring waktu, pickleball tidak lagi sekadar permainan keluarga. Aturan permainan mulai disusun secara lebih formal dan olahraga ini kemudian berkembang di berbagai wilayah Amerika Serikat.
Lapangan, net, paddle, dan bola yang digunakan juga mengalami perkembangan. Kompetisi pickleball mulai bermunculan dan olahraga ini perlahan berubah dari aktivitas rekreasi menjadi cabang olahraga yang memiliki komunitas dan organisasi resmi.
Keunikan pickleball terletak pada perpaduan unsur beberapa olahraga. Ukuran lapangannya lebih kecil dibandingkan lapangan tenis, sementara bola plastik berlubang membuat kecepatannya berbeda dengan bola tenis.
Permainan juga memiliki area khusus di dekat net yang dikenal sebagai non-volley zone atau “kitchen”. Kombinasi tersebut membuat pickleball dapat dimainkan dengan strategi, kontrol bola, penempatan pukulan, sekaligus gerakan yang relatif mudah diikuti oleh pemain pemula.
Dalam perkembangannya, popularitas pickleball terus meningkat dan menyebar ke berbagai negara. Olahraga ini tidak hanya dimainkan sebagai aktivitas rekreasi, tetapi juga berkembang menjadi olahraga kompetitif dengan turnamen dan berbagai kelompok pemain.
Kemudahan memulai permainan, kebutuhan lapangan yang relatif kecil, serta sifatnya yang dapat dimainkan secara sosial menjadi beberapa faktor yang membuat pickleball semakin menarik perhatian. Dari sebuah permainan sederhana di Bainbridge Island pada 1965, pickleball kemudian berkembang menjadi olahraga yang dimainkan secara luas.
Kisah kelahirannya menunjukkan bahwa sebuah permainan yang awalnya dibuat untuk mengisi waktu bersama keluarga dapat berkembang menjadi olahraga dengan komunitas dan kompetisi yang besar. Kini, pickleball menjadi contoh bagaimana kreativitas, rekreasi, dan aktivitas olahraga dapat berkembang menjadi sebuah fenomena olahraga modern.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....