Lima Atlet Kun Khmer Indonesia Siap Tempur di Semifinal Vietnam
- 03 Sep 2026 19:52 WIB
- Makassar
RRI. CO. ID, VIETNAM - Lima atlet Kun Khmer Indonesia bersiap menjalani pertarungan semifinal Kejuaraan Kun Khmer Asia pertama di Vietnam, Kamis (3/9/2026). Membawa semangat Merah Putih, kelima atlet tersebut akan tampil mulai pukul 17.00 waktu setempat.
Mereka bertekad melanjutkan perjuangan hingga podium tertinggi, terlebih kejuaraan berlangsung dalam momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kontingen Kun Khmer Indonesia terdiri dari sembilan atlet, dua pelatih, satu wasit dan dua official.
Mereka mengikuti Kejuaraan Kun Khmer Asia pertama yang berlangsung di Vietnam pada 1–8 September 2026.
Berangkat dengan Swadaya
Perjalanan kontingen Indonesia menuju Vietnam dilakukan secara mandiri. Dukungan pendanaan yang terbatas tidak menyurutkan semangat Pengurus Besar Federasi Kun Khmer Indonesia (PB FKKI), pelatih dan para atlet untuk tetap tampil membawa nama Indonesia di kejuaraan tingkat Asia tersebut.
Para atlet mendapat pendampingan langsung dari dua pelatih nasional, Muhammad Uchida dan Nur Alamsyah. Keduanya terus memberikan arahan teknis sekaligus menjaga kesiapan fisik dan mental atlet sebelum bertanding.
Uchida menyebut perjuangan Indonesia sejauh ini membuahkan hasil positif. Selain lima atlet yang melaju ke semifinal, dua atlet lainnya telah memastikan tiket ke final.
“Alhamdulillah, sudah lima wakil Indonesia bertarung di semifinal hari ini dan dua atlet lagi lolos ke final,” kata Uchida.
Kelima atlet yang akan tampil di semifinal harus menghadapi lawan dari sejumlah negara, yakni India, Vietnam, Kamboja dan Malaysia.
Berikut daftar pertandingan semifinal atlet Indonesia:
- Farran asal Morowali, Sulawesi Tengah, menghadapi atlet India.
- Ibrahim asal Papua Tengah, menghadapi atlet Vietnam.
- Asrul asal Sulawesi Selatan, menghadapi atlet Kamboja.
- Alimudin asal Kendari, Sulawesi Tenggara, menghadapi atlet Malaysia.
- Rizky Hadi asal Papua Tengah, menghadapi atlet Kamboja.
Babak semifinal menjadi salah satu fase paling menentukan. Kemenangan akan mengantarkan para atlet ke partai final sekaligus membuka peluang Indonesia menambah koleksi medali emas.
Buru Emas untuk Merah Putih
Perjuangan para atlet Indonesia di Vietnam memiliki makna tersendiri karena berlangsung dalam suasana peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Mereka tidak hanya membawa ambisi pribadi untuk meraih kemenangan, tetapi juga mempertaruhkan nama Indonesia di panggung Kun Khmer Asia.
Jika berhasil menjadi juara, pengibaran bendera Merah Putih dan berkumandangnya lagu Indonesia Raya di podium tertinggi menjadi kebanggaan tersendiri bagi para atlet dan seluruh masyarakat Indonesia. PB Kun Khmer Indonesia pun meminta doa dan dukungan masyarakat serta pemerintah agar para atlet mampu tampil maksimal hingga pertandingan terakhir.
“Mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat Indonesia,” pesan PB Kun Khmer Indonesia.
Indonesia Berpeluang Jadi Tuan Rumah 2027
Selain perjuangan di arena Vietnam, kabar positif juga datang untuk perkembangan Kun Khmer di Indonesia. PB Kun Khmer Indonesia menyebut Indonesia mendapat kepercayaan untuk menjadi tuan rumah Kejuaraan Asia Kun Khmer kedua pada 2027.
Sejumlah daerah disebut berpeluang menjadi lokasi penyelenggaraan, yakni Jakarta, Bali, Makassar dan Bandung. Namun, lokasi tersebut masih bersifat tentatif dan belum ditetapkan secara final.
“Alhamdulillah, tahun depan 2027 Indonesia dipercaya oleh Federasi Kun Khmer International (KIF) sebagai tuan rumah Kejuaraan Asia Kun Khmer kedua. Ada empat provinsi atau kota yang berpeluang menjadi pelaksana, yakni Jakarta, Bali, Makassar dan Bandung. Keempat lokasi tersebut masih tentatif dan belum ditetapkan secara final,” kata PB Kun Khmer Indonesia.
Jika terealisasi, kejuaraan tersebut akan menjadi momentum penting bagi perkembangan Kun Khmer di Tanah Air. Selain memberi keuntungan bagi atlet Indonesia karena dapat bertanding di hadapan publik sendiri, ajang itu juga menjadi kesempatan memperkenalkan Kun Khmer Indonesia ke dunia internasional.
Untuk saat ini, fokus kontingen Indonesia masih tertuju pada lima atlet yang akan menjalani laga semifinal. Berangkat dengan swadaya, bertarung membawa Merah Putih. Dari Vietnam, mereka memburu emas dan berharap perjuangan tersebut mengantarkan nama Indonesia ke podium tertinggi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....