Kisah Inspiratif Andi Shofia Runner Up Ana’ Dara Malebbi 2025
- 16 Mei 2026 08:20 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Keanggunan seorang perempuan Bugis-Makassar tidak hanya terpancar dari parasnya, tetapi juga dari kecerdasan dan budi pekertinya yang luhur. Nilai inilah yang tercermin dalam sosok Andi Shofia, Runner Up 1 Ana’ Dara Malebbi Sulawesi Selatan 2025 sekaligus Ana’ Dara Malebbi Makassar 2025. Dalam siaran program Obsesi di PRO1 RRI Makassar pada Jumat (15/05/2026), Shofia membagikan kisah perjalanannya yang penuh dedikasi dalam membawa nama harum daerah melalui ajang bergengsi tersebut.
Dipandu Risna Supratio, suasana studio terasa hangat saat Shofia mulai menceritakan awal mula ketertarikannya pada dunia pageant. Baginya, Ana’ Dara Malebbi bukan sekadar kontes kecantikan biasa, melainkan sebuah wadah untuk merepresentasikan identitas budaya perempuan Sulawesi Selatan yang santun namun tetap berdaya. Shofia mengaku bahwa minat dan bakatnya di bidang seni dan public speaking telah dipupuk sejak dini, yang kemudian menjadi modal kuat baginya untuk melangkah lebih jauh.
Perjalanan Andi Shofia menuju gelar Runner Up 1 tidaklah dilalui dengan mudah; ia harus melewati proses seleksi yang ketat dan persaingan yang kompetitif. Selama masa karantina di ajang ini, ia ditempa dengan berbagai disiplin ilmu, mulai dari tata krama, wawasan budaya, hingga kemampuan berkomunikasi di depan publik. Perjuangan fisik dan mental menjadi makanan sehari-hari demi memberikan performa terbaik di atas panggung, yang akhirnya membuahkan hasil membanggakan bagi Kota Makassar dan Sulawesi Selatan.
Dalam sesi bincang-bincang tersebut, Shofia yang sementara On Duty sebagai Duta Ana’ Dara Malebbi 2025 ini menekankan bahwa tantangan terbesar yang ia hadapi bukanlah peserta lain, melainkan keraguan dalam dirinya sendiri. "Perjuangan paling berat sebenarnya adalah melawan rasa tidak percaya diri di saat ekspektasi orang sangat tinggi, namun dukungan keluarga dan niat untuk belajar membuat saya tetap bertahan hingga titik ini," ungkap Andi Shofia dengan penuh semangat saat menjawab pertanyaan Risna.
Bagi Shofia, predikat "Malebbi" (anggun/elegan) memiliki makna yang mendalam dan harus diimplementasikan dalam perilaku nyata di masyarakat. Ia percaya bahwa seorang Ana’ Dara Malebbi harus mampu menjadi teladan bagi generasi muda dalam menjaga warisan leluhur di tengah arus modernisasi yang kian kencang. Dedikasinya terhadap pelestarian budaya lokal menjadi salah satu poin utama yang membuatnya menonjol selama mengikuti rangkaian kompetisi di tingkat provinsi.
Selain membahas pengalamannya di dunia kompetisi, Shofia juga berbagi tentang mimpinya yang besar di masa depan. Ia memiliki ambisi yang sangat kuat untuk mengeksplorasi kekayaan Indonesia dan mempelajari keberagaman budaya di setiap sudut nusantara. Keinginannya ini bukan sekadar liburan, melainkan bagian dari misinya untuk memahami lebih dalam tentang betapa luas dan indahnya identitas bangsa Indonesia di luar tanah kelahirannya sendiri.
"Cita-cita terbesar saya saat ini selain ingin perdalam model dan tari adalah bisa berkeliling Indonesia, saya ingin melihat keindahan Nusantara dari Sabang sampai Merauke dan membawa cerita tentang keunikan Sulawesi Selatan ke mana pun saya pergi," tutur Shofia dengan mata berbinar. Ia berharap melalui perjalanan tersebut, ia bisa memperluas cakrawala berpikirnya dan memberikan kontribusi yang lebih luas bagi promosi pariwisata dan kebudayaan Indonesia di kancah yang lebih besar.
Menutup perbincangan di PRO1 RRI Makassar, Andi Shofia menitipkan pesan motivasi bagi anak muda di Sulawesi Selatan untuk tidak takut mengejar impian meski tantangan menghadang. Ia berpesan agar generasi muda tetap bangga dengan akar budayanya sembari terus mengasah potensi diri agar mampu bersaing di era global. "Jangan pernah ragu untuk menunjukkan identitas kita sebagai orang Sulawesi Selatan yang berbudaya, karena justru itulah kekuatan terbesar kita dalam meraih mimpi," pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....