Lakukan Perawatan Gigi dan Mulut Selama Puasa, Bolehkah?

  • 20 Feb 2026 18:36 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID.Makassar - Kebiasaan sehabis sahur langsung tidur rupanya memberi dampak buruk bagi kesehatan gigi dan mulut. Selain membuat bau mulut semakin tajam, langsung tidur setelah sahur juga dapat berdampak pada meningkatnya asam lambung yang ikut berpengaruh terhadap bau pada mulut. Untuk itu dianjurkan untuk menyiklat gigi sehabis bersantap sahur.

Hal itu di jelaskan drg.Rachmi Bachtiar,Sp.Perio saat menjadi narasumber dalam wawancara bersama rri, dengan mengangkat tema kesehatan gigi mulut selama puasa ramadhan di Pro4 RRI Makassar dalam Program Muddani Spesial Ramadhan , Jumat, 20 Februari 2026. Dikatakan, saat akan melakukan aktivitas sehari-hari, boleh saja menyikat gigi lagi., asal menjaga agar air kumur saat sikat gigi tidak tertelan.

"baiknya menjaga kesehatan gigi dan mulut selama puasa yakni dengan mengkonsumsi makanan yang berserat seperi buah-buahan, sayur sayuran. Selain itu wajib minum air putih 2,5 liter setiap harinya supaya mulut kita tetap terjaga kelembabannya, " ujarnya.

Ditambahkan, dalam Fatwa MUI 2016 tidak melarang semua perawatan gigi dan mulut yang di lakukan selama berpuasa. "Jadi tetap boleh melakukan pemeriksaan gigi dan mulut. Tetap boleh melakukan pembersihan karang gigi,pencabutan gigi,penambalan gigi. Malahan kalau punya masalah gigi dan mulut tetap harus ke dokter gigi supaya tidak mengganggu konsentrasi beribadah puasa, "tegas drg. Rachmi.

Ia juga mengingatkan bahwa bagi yang mau melakukan pencabutan gigi sebaiknya di lakukan setelah buka puasa ataupun bisa juga di lakukan menjelang buka puasa. " Hal ini jika masih ragu-ragu puasanya batal atau tidak. Selain itu juga tidak terlalu lama jedahnya setelah pencabutan lalu berbuka puasa bisa langsung minum obat anti nyeri, " tambahnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....