Peduly Volunteer Makassar Bangun Solidaritas Sosial

  • 10 Jan 2026 08:08 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Komunitas Peduly Volunteer Makassar hadir sebagai wadah kepedulian sosial yang tumbuh dari semangat gotong royong anak muda dan masyarakat umum untuk saling membantu sesama. Komunitas ini menjadi sorotan dalam program Ngobras di PRO1 RRI Makassar, edisi Kamis, 8 Januari 2026, dengan menghadirkan Supirman, selaku Volunteer Manager Peduly Makassar, yang berbagi kisah perjalanan komunitas tersebut.

Dipandu Irsan Saputra dan mengupas peran relawan dalam menjawab berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat. Dalam perbincangan tersebut, Supirman menjelaskan Peduly Volunteer Makassar lahir berawal dari keprihatinan terhadap berbagai kondisi sosial yang masih membutuhkan uluran tangan. Ia menyebut komunitas ini dibentuk oleh sekelompok anak muda yang ingin bergerak nyata, tidak hanya berdiskusi, tetapi juga terjun langsung ke lapangan.

“Peduly lahir dari keresahan bersama melihat masih banyak saudara-saudara kita yang membutuhkan bantuan, sementara kepedulian itu bisa dimulai dari hal kecil,” ujar Supirman.

Seiring waktu, Peduly Volunteer Makassar berkembang dengan berbagai program kerja yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Program-program tersebut meliputi kegiatan sosial kemanusiaan, bantuan bencana, edukasi, hingga aksi berbagi untuk masyarakat prasejahtera. Menurut Supirman, setiap program dirancang berdasarkan kebutuhan di lapangan.

“Kami selalu berusaha untuk hadir di tengah masyarakat dengan program yang relevan, mulai dari penyaluran bantuan, kegiatan edukasi, sampai pendampingan social kami pun upayakan itu semua,” kata Supirman.

Tak hanya fokus pada bantuan material, Peduly juga menekankan pentingnya membangun empati dan solidaritas sosial. “Relawan bukan sekadar memberi, tetapi juga belajar memahami kondisi masyarakat. Yang kami bangun bukan hanya kegiatan berbagi, tapi juga rasa empati, agar relawan benar-benar memahami makna kepedulian sosial,” tuturnya.

Supirman juga menjelaskan bahwa Peduly Volunteer Makassar terbuka untuk siapa saja. Anggotanya berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari pelajar, mahasiswa, pekerja, hingga masyarakat umum yang memiliki kepedulian sosial. “Kami tidak membatasi usia atau profesi. Siapa pun yang punya niat baik dan mau bergerak bersama, bisa bergabung,” ungkap Supirman.

Melalui program Ngobras PRO1 RRI Makassar, Supirman berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk berkontribusi dalam kegiatan sosial. “ Kami yakin bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah kecil yang dilakukan bersama. Harapan kami, Peduly bisa menjadi jembatan kebaikan dan mengajak lebih banyak orang untuk peduli serta terlibat aktif membangun masyarakat yang lebih berdaya,” pungkasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....