Komunitas Jalan Bareng Makassar Kampanyekan Jalan Kaki
- 06 Jan 2026 08:54 WIB
- Makassar
KBRN,Makassar: Komunitas Jalan Bareng Makassar hadir sebagai ruang kebersamaan bagi masyarakat yang ingin menjalani gaya hidup sehat sekaligus mempererat hubungan sosial di tengah hiruk pikuk kota. Komunitas ini tumbuh dari kesadaran bersama akan pentingnya aktivitas sederhana namun berdampak besar, yakni berjalan kaki, yang kini menjadi medium bertemu, berbagi cerita, dan membangun solidaritas sesuai tagline mereka yakni Menelusuri Kota Lebih Lambat”.
M. Rafi, salah satu tim penggerak Komunitas Jalan Bareng Makassar, menjelaskan bahwa komunitas ini baru berjalan dua tahunan kemarin bersama M Taufiq Fayyad Asriadi, salah seorang pendiri komunitas Jalan Bareng.berawal dari ajakan santai di kalangan teman-teman yang memiliki kegemaran berjalan kaki sambil menikmati suasana kota Makassar. Dari kegiatan kecil tersebut, minat masyarakat semakin meningkat hingga akhirnya terbentuk sebuah komunitas terbuka yang rutin mengadakan kegiatan jalan bareng.
“Kami ini komunitas jalan kaki di Makassar dan ruang untuk bertemu teman baru. Awalnya hanya ajakan sesama teman-teman anak muda untuk jalan santai di pagi atau sore hari agar virus jalan kaki ini terkontaminasi ke mereka karena kebanyakan anak muda di Makassar sekarang ini rata-rata malas jalan kaki walaupun cuman dekat. Tidak disangka, responsnya sangat positif dan semakin banyak yang ingin bergabung, nah dari situlah ide Komunitas Jalan Bareng Makassar ini terbentuk,” ungkap Rafi dalam program NGOBRAS di PRO1 RRI Makassar pada senin 5/1/2026 yang dipandu Hermalasari.
Menurutnya, anggota komunitas ini berasal dari beragam latar belakang, mulai dari pelajar, mahasiswa, pekerja, hingga pegiat komunitas lainnya. Tidak ada batasan usia maupun profesi, karena tujuan utama komunitas ini adalah menghadirkan ruang inklusif bagi siapa pun yang ingin hidup lebih aktif dan sehat.
Selain kegiatan jalan santai, Komunitas Jalan Bareng Makassar juga memiliki sejumlah program, seperti weekly walk, eksplorasi kawasan kota, kampanye hidup sehat, hingga aksi sosial sederhana yang melibatkan masyarakat sekitar. Kegiatan-kegiatan tersebut dirancang agar tidak hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial dan rasa memiliki terhadap lingkungan kota.
Menutup perbincangan, Rafi menekankan dampak positif yang dirasakan sejak komunitas ini berjalan. “Kami melihat banyak anggota yang awalnya jarang bergerak kini lebih aktif, lebih sehat, dan punya lingkar pertemanan baru. Jalan bareng ini sederhana, tapi dampaknya besar untuk kesehatan fisik, mental, dan kebersamaan,ini juga pesan kepada stakeholder terkait agar infrastruktur bagi pejalan kaki di Kota Makassar juga diperhatikan,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....