Tanpa Disadari, Kebiasaan Ini Merusak Cat Kendaraan

  • 16 Des 2025 08:15 WIB
  •  Makassar

KBRN,Makassar: Cat kendaraan yang tampak kusam sering kali dianggap sebagai akibat usia pakai atau kualitas cat yang buruk. Namun, para ahli perawatan otomotif menyebutkan bahwa kebiasaan sepele sehari-hari justru menjadi penyebab utama warna kendaraan cepat pudar. Tanpa disadari, perlakuan yang keliru dapat merusak lapisan pelindung cat dan mengurangi kilapnya secara signifikan.

Salah satu penyebab paling umum adalah kebiasaan memarkir kendaraan di bawah sinar matahari langsung dalam waktu lama. Menurut pakar otomotif dari Autogeek, paparan sinar ultraviolet secara terus-menerus dapat merusak lapisan clear coat pada cat kendaraan. “Sinar UV membuat cat teroksidasi sehingga warnanya terlihat kusam dan kering,” tulis Autogeek dalam artikelnya tentang perawatan eksterior mobil.

Selain itu, cara mencuci kendaraan yang tidak tepat juga berkontribusi besar terhadap kerusakan cat. Penggunaan deterjen rumah tangga atau sabun cuci piring kerap dilakukan karena dianggap praktis. Padahal, Consumer Reports menegaskan bahwa bahan kimia keras dalam sabun tersebut dapat mengikis lapisan pelindung cat kendaraan jika digunakan secara rutin.

Kebiasaan jarang mencuci kendaraan juga berdampak buruk pada tampilan cat. Debu, lumpur, dan sisa kotoran burung mengandung zat asam yang dapat merusak permukaan cat bila dibiarkan terlalu lama. Car and Driver menyebutkan bahwa kotoran burung termasuk salah satu zat paling agresif yang bisa menyebabkan noda permanen pada cat kendaraan.

Tak kalah penting, penggunaan lap kasar atau kain kotor saat mengelap kendaraan juga menjadi penyebab cat cepat kusam. Gesekan berulang dengan material yang tidak lembut dapat menimbulkan goresan halus. Menurut Meguiar’s, produsen produk perawatan kendaraan, lap microfiber bersih sangat dianjurkan untuk menjaga kilap cat tetap optimal.

Para ahli menyarankan perawatan sederhana namun rutin untuk menjaga tampilan kendaraan tetap mengilap, seperti mencuci dengan sampo khusus mobil, menghindari paparan matahari langsung, serta melakukan waxing secara berkala. Seperti dirangkum Auto Express, “Perawatan kecil yang konsisten jauh lebih efektif daripada perbaikan besar ketika cat sudah terlanjur rusak.”

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....