Mozaik Budaya RRI bahas Wisata Ala Gen-Z
- 04 Okt 2025 15:23 WIB
- Makassar
KBRN,Makassar: Program Mozaik Budaya PRO4 RRI Makassar edisi Sabtu, 4 Oktober 2025, menghadirkan perbincangan menarik bertajuk “Wisata Ala Gen Z: Wisata Sambil Ngonten”. Narasumber Hasra, mahasiswi S1 Pariwisata Universitas Hasanuddin, berbagi pandangan tentang fenomena wisata di kalangan generasi muda yang kini tak hanya mencari hiburan dan relaksasi, tetapi juga pengalaman visual untuk dibagikan di media sosial.
Menurut Hasra, Gen Z memiliki karakteristik unik dalam berwisata. Mereka lebih suka destinasi yang instagramable, memiliki nilai estetika tinggi, dan bisa menjadi latar konten digital. “Sekarang, jalan-jalan itu bukan cuma soal menikmati tempatnya, tapi juga bagaimana tempat itu bisa jadi konten yang menarik untuk diunggah ke media sosial,” ujarnya sambil tersenyum. Ia menambahkan, aktivitas seperti membuat vlog, foto outfit, hingga review tempat makan kini menjadi bagian dari pengalaman wisata itu sendiri.
| Baca juga: Inilah Alasan Helm SNI Wajib Digunakan |
Hasra juga menuturkan bahwa tren “wisata sambil ngonten” telah mengubah cara industri pariwisata beradaptasi. Banyak destinasi wisata kini mulai menyiapkan spot foto, pencahayaan alami, hingga desain tematik yang menarik perhatian pengunjung muda. “Pelaku wisata sekarang paham, kalau ingin ramai dikunjungi Gen Z, mereka harus ramah kamera,” ungkapnya. Fenomena ini menunjukkan bagaimana media sosial telah menjadi alat promosi efektif sekaligus gaya hidup baru dalam dunia pariwisata.
Dalam perbincangan tersebut, Hasra turut menceritakan pengalamannya saat berkunjung ke beberapa destinasi di Sulawesi Selatan, seperti Rammang-Rammang dan Bira. Ia mengaku selalu merencanakan konsep konten sebelum berangkat, mulai dari outfit hingga angle kamera. “Biasanya saya sudah riset dulu tempatnya, jadi pas di lokasi tinggal eksekusi. Rasanya seru banget karena selain menikmati alam, kita juga bisa berekspresi lewat konten,” tuturnya.
Meski begitu, Hasra menekankan pentingnya keseimbangan antara menikmati momen dan membuat konten. Ia mengingatkan agar wisatawan tidak terlalu sibuk mencari spot foto hingga melupakan esensi berwisata itu sendiri. “Ngonten boleh, tapi jangan sampai lupa menikmati suasana dan menghargai keindahan alam sekitar. Kadang hal terbaik justru ada di luar kamera,” katanya dengan bijak.
Fenomena wisata sambil ngonten tidak hanya menjadi tren, tetapi juga membuka peluang baru bagi pengembangan destinasi wisata lokal. Hasra menutup sesi dengan pesan, “Yuk, jadikan konten bukan hanya untuk eksis, tapi juga untuk mempromosikan keindahan daerah kita. Dengan begitu, kita ikut berkontribusi pada kemajuan pariwisata Indonesia.” tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....