Big Mouth, Drama Korea yang Mengangkat Sisi Gelap Hukum dan Kekuasaan
- 01 Okt 2026 17:56 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Drama Korea Big Mouth merupakan serial kriminal, hukum, dan noir yang tayang pada 2022 dengan Lee Jong-suk, Im Yoon-ah, dan Kim Joo-hun sebagai pemeran utama. Melansir disneyplus serial yang terdiri dari 16 episode ini bercerita tentang Park Chang-ho, pengacara dengan tingkat kemenangan rendah yang tiba-tiba dituduh sebagai penipu kelas kakap bernama Big Mouse setelah menangani kasus pembunuhan yang melibatkan kelompok elite di Kota Gucheon.
Cerita kemudian berkembang menjadi sindiran terhadap hubungan kekuasaan, uang, hukum, dan institusi yang seharusnya menjaga keadilan. Gucheon digambarkan sebagai kota yang tampak maju dan tertata, tetapi di baliknya terdapat jaringan kepentingan elite, rumah sakit, pengadilan, aparat penegak hukum, serta penjara yang dapat dimanfaatkan untuk melindungi kepentingan kelompok tertentu.
Alur satirnya semakin kuat ketika orang-orang yang memiliki kekuasaan tetap mampu mengendalikan keadaan meskipun terlibat dalam kejahatan. Melansir soompi tokoh utama Park Chang-ho justru harus masuk penjara dan berpura-pura sebagai Big Mouse karena status hukum, informasi, dan keselamatan dirinya berada di bawah kendali pihak yang memiliki jaringan lebih kuat.
Plot twist menjadi unsur utama cerita karena identitas Big Mouse terus diarahkan kepada beberapa karakter sebelum akhirnya terungkap secara bertahap. Salah satu kejutan penting muncul ketika No Park ternyata memiliki hubungan dengan identitas Big Mouse, sementara Chang-ho sendiri memanfaatkan reputasi tersebut untuk membangun posisi di dalam penjara dan melawan pihak yang mengancamnya.
Intrik kemudian melibatkan NR Forum, kelompok elite yang memiliki kepentingan ekonomi dan politik, serta sejumlah tokoh seperti Choi Do-ha, Gong Ji-hoon, dan anggota jaringan kekuasaan lainnya. Manuver mereka menunjukkan bahwa dalam dunia fiksi Big Mouth, hukum tidak selalu berjalan sebagai proses yang netral karena informasi, tekanan, hubungan politik, dan aparat yang korup dapat digunakan untuk mengubah posisi seseorang dari tersangka menjadi pihak yang terlindungi.
Gambaran tentang petugas penjara yang menerima perintah dari pihak berkuasa menjadi bagian penting dari kritik sosial drama ini. Beberapa adegan memperlihatkan bagaimana kewenangan penjaga, pemeriksaan tahanan, kekerasan, hingga akses terhadap informasi dapat dimanfaatkan untuk mempertahankan hierarki kekuasaan, sehingga penjara berubah menjadi ruang perebutan pengaruh, bukan sekadar tempat menjalankan hukuman.
Meski ceritanya fiksi, konflik tersebut relevan dengan persoalan nyata seperti korupsi, penyalahgunaan kewenangan, konflik kepentingan, dan ketimpangan akses terhadap keadilan yang memang menjadi isu dalam berbagai sistem hukum. Big Mouth tidak secara langsung diangkat dari kasus korupsi tertentu di dunia nyata, sehingga latar dan tokoh dalam drama lebih tepat dipahami sebagai konstruksi fiksi yang mengambil persoalan sosial yang dikenal masyarakat.
Menariknya, perubahan Park Chang-ho dari pengacara yang dianggap lemah menjadi sosok yang menggunakan identitas Big Mouse memperlihatkan bagaimana reputasi dapat menjadi sumber kekuasaan dalam lingkungan yang penuh ketidakpastian. Ketika hukum formal tidak lagi memberikan rasa aman kepada dirinya, Chang-ho menggunakan informasi, strategi, aliansi, dan ketakutan lawan sebagai alat untuk menghadapi jaringan yang sebelumnya mengendalikan dirinya.
| Baca juga: Jeong Eun Ji Siap Comeback Agustus |
SUMBER :
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....