D’MASIV Go International lewat “Till We’re Old”

  • 01 Okt 2026 19:02 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - D’MASIV kembali membuka babak baru dalam perjalanan musiknya lewat single berbahasa Inggris, “Till We’re Old”. Tak hanya mengandalkan lirik berbahasa Inggris, band yang digawangi Rian dan kawan-kawan tersebut juga membawa proses produksinya ke London dengan menggandeng sejumlah nama di balik musik internasional.

Single ini resmi dirilis secara global setelah sebelumnya memperkenalkan “On Our Own” pada Mei lalu. Kabar mengenai karya terbaru tersebut turut disorot akun Instagram @musikku.id_, termasuk langkah D’MASIV menggarap proses produksinya di Inggris.

“Till We’re Old” menjadi single kedua D’MASIV yang menggunakan bahasa Inggris. Namun, kali ini mereka menawarkan pendekatan musikal yang berbeda. Jika lagu cinta identik dengan balada sendu, D’MASIV justru membawa lagu tersebut dalam aransemen yang lebih upbeat, anthemic, dan penuh energi.

Secara musikal, lagu ini dibangun dengan permainan drum dan bass yang dinamis, kemudian diperkaya gitar elektrik, piano, keyboard, synth, hingga lapisan perkusi. Aransemen tersebut terus berkembang menuju chorus yang lebih besar, memberikan kesan seperti sebuah anthem tentang hubungan yang ingin terus bertahan.

Menariknya, proses produksi “Till We’re Old” membawa D’MASIV ke salah satu tempat yang punya sejarah panjang dalam industri musik dunia, Abbey Road Studios, London. Selain rekaman musik di Abbey Road, proses vokal juga dikerjakan di London, termasuk di RAK Studios.

Untuk memperkuat produksinya, D’MASIV menggandeng produser asal Inggris Danton Supple. Sementara proses mixing ditangani Mark Needham, yang memiliki kredit bersama sejumlah musisi internasional, sedangkan mastering dipercayakan kepada *Howie Weinberg.

Di balik energi musiknya, “Till We’re Old” membawa cerita yang cukup sederhana tetapi universal: tentang dua orang yang memilih untuk tetap berjalan bersama, melewati perubahan, menghadapi tantangan, dan tumbuh seiring waktu. Karena itu, lagu ini tidak hanya berbicara tentang momen ketika seseorang jatuh cinta, tetapi juga keputusan untuk bertahan ketika kehidupan mulai berubah.

Lewat “Till We’re Old”, D’MASIV tampaknya sedang memperluas ruang geraknya. Bahasa Inggris menjadi salah satu medium, sementara proses produksi di London dan kolaborasi dengan tim internasional menjadi bagian dari upaya mereka menghadirkan warna baru tanpa meninggalkan karakter musikal yang sudah dibangun selama hampir dua dekade.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....