Mei dan Firsha Tumbuh Lewat Prestasi Olahraga
- 31 Agt 2026 17:50 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Mei Lania Lun dan Firsha Dwi Aprilia merupakan pelajar berprestasi dari SMP Negeri 46 Makassar.
Keduanya mengembangkan kemampuan olahraga sambil tetap menjalankan kewajiban belajar di sekolah.
Mei menekuni olahraga renang, sedangkan Firsha memilih pencak silat sebagai bidang yang dikembangkan.
Keduanya menjalani latihan rutin dengan intensitas berbeda untuk meningkatkan kemampuan masing-masing.
Mei berlatih renang hingga enam kali dalam satu minggu untuk menjaga kemampuan dan ketahanan.
Sementara Firsha menjalani latihan pencak silat sekitar empat kali setiap pekan.
Prestasi Mei antara lain diraih melalui berbagai perlombaan renang tingkat pelajar Sulawesi Selatan.
Ia pernah meraih juara kedua dan ketiga pada nomor gaya bebas, kupu-kupu, dan punggung.
“Dukungan dari berbagai lomba membuat saya pantang mundur,” ujar Mei Lania Lun, pelajar SMP Negeri 46 Makassar, saat diundang di Program IDOLA, minggu 30 Agustus 2026
Motivasi keluarga menjadi salah satu kekuatan Mei untuk tetap konsisten menjalani latihan.
Mei bahkan pernah menyelesaikan renang laut sejauh tiga kilometer dari Pulau Kayangan menuju dermaga.
Meski tidak memperoleh juara, keberhasilannya mencapai finis menjadi pengalaman penting dalam perjalanan olahraga.
| Baca juga: STAYC Siap Kembali dengan 2:LOVE |
Sementara itu, Firsha mulai menekuni pencak silat sejak duduk di kelas satu SMP.
Ia tertarik karena olahraga tersebut membantu melatih kemampuan fisik sekaligus keterampilan melindungi diri.
Firsha pernah mengalami cedera ketika menjalani latihan dan sparing bersama pelatih.
Namun pengalaman tersebut tidak membuatnya meninggalkan olahraga yang sudah menjadi kegemarannya.
“Cinta banget,” kata Firsha Dwi Aprilia, pelajar berprestasi SMP Negeri 46 Makassar, tentang pencak silat.
Ia tetap bersemangat berlatih meskipun pernah membutuhkan waktu pemulihan akibat cedera.
Firsha juga mempersiapkan diri mengikuti Makassar Championship 5 yang direncanakan berlangsung pada Desember.
Persiapan tersebut menjadi bagian dari upayanya meningkatkan pengalaman dan prestasi dalam pencak silat.
Kisah Mei dan Firsha menunjukkan prestasi olahraga membutuhkan latihan, keberanian, dan kemauan terus berkembang.
Keduanya membuktikan pelajar dapat mengejar prestasi olahraga tanpa meninggalkan tanggung jawab pendidikan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....