Sebanyak 180 Santri dari TPA dan Rumah Qur'an, Berlaga di Skill Competition 2026

  • 12 Agt 2026 13:47 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID , Makassar - Sebanyak 180 santri dari berbagai Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) dan Rumah Quran se-Kota Makassar dipastikan siap berlaga dalam ajang Skill Competition Santri Makassar 2026. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai 14 hingga 18 Agustus 2026.

Ketua Panitia Skill Competition Santri Makassar 2026, Ustadz Reynaldi, mengungkapkan bahwa ajang ini digelar sebagai wadah mempererat tali silaturahmi antar-lembaga pendidikan Al-Qur'an sekaligus mengasah potensi anak-anak sejak dini.

"Latar belakang kami menciptakan kegiatan lomba ini yang pertama untuk silaturahmi antara seluruh TPA dan Rumah Quran se-Kota Makassar. Yang kedua, mengasah dan mengembangkan skill serta potensi anak-anak," ujar Ustadz Reynaldi usai pelaksanaan technical meeting Rabu ,12 Agustus 2026.

Terdapat enam cabang lomba yang akan dipertandingkan, yakni Lomba Hafalan Surah-Surah Pendek, Hafalan Qur'an Jus 30, Ceramah, Adzan, Mewarnai, dan Finger Board. Penyelenggara merincikan sebaran peserta mencakup 50 anak pada lomba mewarnai, 7 peserta lomba finger board, serta masing-masing 35 peserta pada cabang azan, ceramah, dan hafalan Jus 30.

Rangkaian ajang ini dimulai pada Jumat (14/8/2026) dengan agenda pembukaan dilanjutkan lomba mewarnai dan adzan. Hari kedua diisi lomba hafalan surah-surah pendek dan finger board, sementara hari ketiga mempertandingkan hafalan Jus 30 dan ceramah.

"Pada Senin, 17 Agustus 2026, kita masuk babak final lima besar dari penyaringan 35 peserta di tiap cabang. Kemudian penutupan dan penyerahan hadiah dilaksanakan Selasa, 18 Agustus 2026, yang rencananya diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Pemadam Kebakaran," jelasnya.

Ustadz Reynaldi berharap ajang kompetisi santri ini dapat menjadi agenda tahunan di Kota Makassar untuk melatih keberanian dan mental bertanding para generasi muda. "Harapan kami semoga kegiatan ini bisa diadakan setiap tahun agar anak-anak bisa mengasah keberanian dan keterampilannya. Karena juara itu bonus, tetapi pengalaman adalah hadiah terbaik," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....