Makna Lagu “Rabun Jauh” Bernadya, Kerinduan yang Tak Selalu Terlihat Mata

  • 17 Apr 2026 10:48 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Lagu “Rabun Jauh” dari Bernadya telah resmi dirilis pada 13 April 2026 . Melalui liriknya, lagu ini tidak sekadar bercerita tentang kondisi fisik rabun jauh, tetapi juga menggambarkan keterbatasan dalam menjangkau seseorang yang dirindukan.

Melansir dari laman youtube.com/@bernadyaribka, pada bagian awal lagu, istilah “rabun jauh” digambarkan sebagai sesuatu yang tidak mengganggu, bahkan terasa membantu. Hal ini dapat dimaknai sebagai mekanisme perlindungan diri, di mana keterbatasan justru menjadi cara untuk meredam rasa gugup atau tekanan, seperti demam panggung yang disebutkan dalam lirik.

Namun, makna tersebut berubah ketika memasuki konteks “kota itu”. Penyanyi memilih untuk “memakai kacamata”, yang mengisyaratkan adanya usaha lebih untuk melihat dengan jelas. Ini menjadi simbol bahwa ada sosok spesial yang ingin ia temukan, sehingga ia rela keluar dari zona nyaman dan menghadapi realitas dengan lebih jelas.

Bagian reff mempertegas inti emosi lagu, yakni harapan untuk menemukan seseorang di tengah keramaian. Meski berada di “lautan manusia” dan dengan penglihatan yang tidak sempurna, penyanyi percaya bahwa ia tetap dapat mengenali sosok tersebut. Ini menggambarkan kedekatan emosional yang begitu kuat, di mana koneksi batin melampaui keterbatasan fisik.

Lirik selanjutnya memperlihatkan penantian yang spesifik dan penuh harap, seperti keinginan agar sosok tersebut datang sebelum “lagu ketujuh”. Ini bukan sekadar angka, melainkan simbol batas waktu dan harapan yang perlahan memudar jika tidak terwujud.

Pada bagian akhir lagu, suasana berubah menjadi lebih sendu. Kalimat “kedip radarku pasti kan menyala, sayangnya kali ini ia diam” menunjukkan kekecewaan mendalam. Insting atau perasaan yang biasanya mampu “menemukan” orang tersebut justru tidak bekerja, menandakan bahwa harapan itu tidak terpenuhi.

Secara keseluruhan, “Rabun Jauh” dapat dimaknai sebagai cerita tentang seseorang yang menaruh harapan besar pada kehadiran orang yang ia rindukan, namun harus menerima kenyataan bahwa tidak semua harapan dapat terwujud. Lagu ini menegaskan bahwa dalam hubungan emosional, terkadang yang paling kuat bukanlah apa yang terlihat, melainkan apa yang dirasakan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....