Awal Ramadan 2026, Hotel di Makassar Alami Perubahan Tren hingga Penurunan Market

  • 15 Mar 2026 18:18 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Sejumlah hotel di Makassar mulai mengalami peningkatan pengunjung di restoran melalui program buka puasa bersama. Seperti di Hotel Novotel Makassar Grand Shayla yang mengalami peningkatan kunjungan pada Minggu kedua Bulan Ramadan.

Marketing Communication Manager Novotel Makassar Grand Shayla, Azis Munawir mengatakan di awal Ramadan 2026 masih sepi, namun di pertengahan Bulan Ramadan tingkat kunjungan mulai naik mencapai 350 orang perhari. "Memang tahun ini ada pergeseran tren market. Jadi respons market itu tidak se respons tahun lalu karena dari pertama kita buka di awal Ramadan langsung banyak bookingan, tapi tahun ini baru naik bookingan di pertengahan sampai menjelang akhir Ramadan," kata Azis.

Dikatakan tren ini juga terlihat tidak hanya di Hotel Novotel tetapi juga nampak di Hotel Claro, The Rinra dan sejumlah hotel lainnya. "Saya tanya teman-teman ku di Claro, di Rinra mereka juga begitu. Katanya memang tahun ini tidak ada booming, tidak ada yang sampai harus kita tutup restoran karena sudah penuh bookingan," ungkap Azis.

Kendati mulai menunjukkan tren kenaikan di Minggu kedua, lanjut Azis, jika dibandingkan dengan Ramadan 2025 lalu justru mengalami penurunan hingga 5 persen. "Kalau tahun lalu bisa tembus 400 orang perhari tapi kalau tahun ini cuma 350 orang perhari," ucapnya.

Di sisi lain, Asiz juga menyebut market tahun ini juga berubah yakni lebih ke anak milenial sedangkan di Ramadan 2025 lalu lebih banyak generasi z. "Jadi lebih banyak itu kayak ibu-ibu arisan, bapak-bapak komunitas tidak ada yang kayak anak SMA atau anak kuliah," bebernya.

Sementara itu, Seorang Warga Makassar, Iwa mengaku berbuka puasa di hotel adalah momentum yang dilakukan sekali setahun, sehingga pada kesempatan ini dimanfaatkan untuk berkumpul bersama keluarga, berbagai reseki. "Kalau di hotel menurutku lebih worth ut, harganyanya dengan menu makanan yang disiapkan juga sesuai terus tidak repot mki juga," ungkap Iwa.

Ditambahkan dengan adanya kegiatan buka puasa bersama yang dilakukan di hampir semua hotel di Makassar diharapkan mampu membantu perputaran ekonomi hotel-hotel di Makassar terlebih pasca Covid 19 dan efisiensi anggaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....