Album EUNOIA Perkuat Identitas Nuca Sebagai Solois Muda

  • 03 Mar 2026 17:30 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Muhammad Raja Giannuca putra atau yang lebih dikenal Nuca resmi membuka babak baru sebagai solois dalam perjalanan kariernya lewat perilisan album debut bertajuk EUNOIA yang rilis pada 26 November 2025. Karya ini menjadi penanda transformasi Nuca sebagai musisi yang kini beranjak dewasa, sekaligus ruang baginya untuk tampil lebih jujur dan terbuka.

Menjadi bintang tamu dalam Program Pro2 Hitlist di Pro2 RRI Makassa, Nuca mengungkapkan bahwa nama EUNOIA sebenarnya sudah ia simpan sejak 2020. Kata yang berasal dari bahasa Yunani Kuno itu memiliki arti “pemikiran yang baik”. Meski terdengar sederhana, menurut Nuca, maknanya terasa istimewa dan sejak awal ia berharap bisa menggunakannya untuk sebuah karya besar. Kesempatan itu akhirnya terwujud lewat album ini.

Aku berharap suatu hari nanti bisa menggunakan kata EUNOIA dan akhirnya dari album ini aku bisa menggunakan kata itu dan sudah disetujui semua pihak juga dan tetap ada kolarasi dengan lagu-lagu di dalamnya,” ungkap Nuca, Selasa, 3 Maret 2026.

Album EUNOIA memuat delapan lagu, terdiri dari lima lagu baru dan tiga lagu yang telah dirilis sebelumnya. Seluruh lagu ditulis sendiri oleh Nuca, meski dalam prosesnya ia turut berkolaborasi dengan sejumlah musisi dan produser. Ia juga mengungkapkan bagaimana proses pembuatan lagu-lagu dalam album perdannya itu. Dalam pengerjaan lirik bisa berlangsung cepat, tetapi untuk proses produksi musik memerlukan waktu lebih panjang karena harus melalui eksplorasi dan revisi demi mendapatkan komposisi yang tepat.

Salah satu lagu yang paling merepresentasikan perasaannya saat ini adalah “Masa Ini, Nanti, dan Masa Indah Lainnya”. Lagu yang ditulis pada 2023 itu menjadi salah satu track yang paling ingin ia masukkan ke dalam album. Respons positif dari pendengar pun membuatnya semakin yakin bahwa lagu tersebut memiliki tempat tersendiri di hati penikmat musiknya.

“Surprisingly lagu ini bisa didengar dan ditangkap dengan baik oleh pendengar, dan aku juga berterima kasih kepada teman-teman yang sudah mendengarkan lagu itu dan mungkin menjadikan lagu itu sebagai salah satu pelengkap momen-momen terbaik mereka," ucap Nuca.

Meski mengikuti perkembangan industri, Nuca menegaskan bahwa dalam album EUNOIA ia tidak ingin sekadar mengejar tren. Ia memilih tetap mempertahankan karakter vokal dan warna musiknya sendiri dan tidak terlalu condong ke arus tertentu, namun tetap relevan dengan selera pendengar masa kini. Baginya, konsistensi identitas sebagai musisi jauh lebih penting daripada sekadar mengikuti genre yang sedang populer.

Berbeda dari proyek-proyek sebelumnya yang banyak dikenal lewat lagu duet, kali ini Nuca sengaja menghadirkan EUNOIA tanpa kolaborasi penyanyi lain. Keputusan itu diambil sebagai bagian dari upayanya memperkuat posisinya sebagai solois. Ia ingin publik lebih mengenal dirinya melalui karya-karya personal yang sepenuhnya merepresentasikan karakter dan sudut pandangnya.

Lewat EUNOIA, Nuca tidak hanya merilis kumpulan lagu tetapi juga memperkenalkan fase baru dalam perjalanan bermusiknya yang lebih matang, lebih jujur, dan semakin percaya diri sebagai seorang solo artist.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....