Cakra Khan Hidupkan Kembali Lagu Legendaris

  • 13 Feb 2026 15:08 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Lebih dari sekadar proyek kolaborasi lintas generasi, perilisan ulang “Ketika Tangan dan Kaki Berkata” menjadi momentum reflektif tentang bagaimana karya besar mampu melampaui waktu. Kali ini, Cakra Khan menghadirkan versi baru lagu legendaris tersebut dengan menyandingkan vokalnya bersama rekaman asli Chrisye.

Lagu yang pertama kali dirilis pada 1997 itu merupakan ciptaan Chrisye dengan lirik dari sastrawan Taufiq Ismail. Berangkat dari puisi yang terinspirasi Surat Yasin ayat 65, proses kreatifnya dikenal sarat emosi dan perenungan spiritual. Kini, lebih dari dua dekade berselang, karya tersebut dihadirkan kembali dalam format duet yang memadukan karakter vokal khas Cakra dengan suara autentik Chrisye, menciptakan nuansa sakral yang tetap relevan bagi pendengar masa kini.

Perilisan versi terbaru ini juga menjadi penanda konsistensi Cakra Khan dalam mengeksplorasi karya-karya bermakna, setelah sebelumnya berkolaborasi dengan Titi DJ dalam single “Layar” pada Mei 2025. Seperti dilaporkan pophariini.com, proyek ini bukan sekadar aransemen ulang, melainkan upaya menjaga ruh lagu agar tetap hidup di generasi baru tanpa menghilangkan kedalaman pesan aslinya.

Secara musikal, aransemen terbaru menghadirkan sentuhan yang lebih modern tanpa mengikis kekuatan liriknya. Perpaduan dua warna vokal lintas era itu justru mempertegas pesan tentang pertanggungjawaban manusia atas setiap perbuatan, sebagaimana tersirat dalam judulnya.

Cakra Khan pun mengaku tersentuh bisa terlibat dalam proyek tersebut. Dalam keterangan resminya, ia menyampaikan rasa antusias sekaligus haru dapat “berduet” dengan sosok yang telah lebih dulu menjadi legenda. Menurutnya, meski Chrisye telah tiada, karya dan suaranya akan selalu hidup.

Tak hanya secara audio, pesan reflektif lagu ini juga diperkuat lewat video musik yang disutradarai Rizal Mantovani. Proses pengambilan gambar dilakukan di GD Sasana Krida Desa, Bumi Perkemahan Cibubur. Video tersebut terbagi dalam dua bagian, memadukan visual Cakra dengan arsip Chrisye melalui efek “genangan air” sebagai simbol refleksi diri, serta penggambaran berbagai tindakan manusia—baik dan buruk—yang dilakukan oleh tangan dan kaki.

Di akhir pernyataannya, Cakra menyampaikan rasa hormat mendalam kepada sang legenda. Ia menilai Chrisye sebagai sosok yang membuka jalan bagi banyak penyanyi generasi berikutnya, termasuk dirinya.

Melalui versi terbaru ini, “Ketika Tangan dan Kaki Berkata” kembali hadir bukan hanya sebagai lagu, tetapi sebagai pengingat bahwa karya besar selalu menemukan cara untuk tetap berbicara, bahkan melampaui batas waktu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....