Adev “Chudaiva Conspiracy” Rilis Album Metal Baru

  • 11 Feb 2026 08:32 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID,Makassar - Program hiburan musik OBSESI yang disiarkan di PRO1 RRI Makassar pada Selasa, 10 Februari 2026, menghadirkan musisi metal Adev Chudaiva sebagai narasumber utama. Dalam perbincangan yang berlangsung hangat, Adev memperkenalkan proyek musik terbarunya bertajuk Chudaiva Conspiracy : Akhir Jaman Sudah Dekat. Album tersebut resmi dirilis pada tahun 2026 dengan judul Akhir Jaman Semakin Dekat, menandai perjalanan panjangnya dalam dunia musik metal independen.

Album Akhir Jaman Semakin Dekat berisi sembilan track lagu bernuansa metal dengan karakter yang kuat dan eksplorasi tema-tema eksistensial. Selain itu, terdapat satu lagu spesial berjudul Lahir Hidup dan Mati yang menjadi penutup album sekaligus refleksi perjalanan hidup sang musisi. Dalam program OBSESI, Adev menjelaskan bahwa album ini tidak hanya menghadirkan energi musik metal yang keras, tetapi juga menyuguhkan pesan filosofis tentang kehidupan, waktu, dan perubahan sosial.

Adev Chudaiva mengungkapkan bahwa proses kreatif album tersebut dilalui dengan penuh idealisme. Ia memilih jalur independen (indie) untuk mengembangkan karyanya, tanpa harus mengikuti tren musik komersial yang tengah populer. “ Proses Album ini satu tahun baru kelar,mulai pas Ramadhan tahun 2025 kemarin. Saya ingin musik ini lahir dari kejujuran dan kegelisahan pribadi, bukan sekadar mengikuti arus pasar komersial semata. Genre Metal bagi saya adalah medium untuk menyampaikan pesan yang kuat,” ujar Adev yang juga tergabung dalam Indonesian Drummer bersama Gilang Ramadhan,Hendy Gigi,Sandy Pas dan beberapa Drummer Indonesia lainnya.

Perjalanan bermusik Adev juga diwarnai berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan fasilitas produksi hingga minimnya dukungan industri terhadap genre metal di arus utama. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan semangatnya untuk terus berkarya. Ia justru menjadikan keterbatasan sebagai ruang kreativitas untuk menghasilkan musik yang autentik. Selama bertahun-tahun, Adev membangun basis pendengar secara mandiri melalui pertunjukan komunitas dan platform digital.

Konsep The Egyptian Metal yang diusung dalam proyek Chudaiva Conspiracy juga menjadi ciri khas tersendiri. Adev memadukan nuansa metal dengan sentuhan estetika dan simbolik yang terinspirasi dari peradaban kuno serta refleksi spiritualitas. 

Pendekatan ini membuat musiknya memiliki identitas unik yang berbeda dari arus metal pada umumnya. Ia berharap konsep tersebut dapat memberikan pengalaman musikal yang lebih mendalam bagi pendengar.

Dalam dialog Adev juga menekankan pentingnya konsistensi dan keberanian bagi musisi muda untuk berkarya di jalur independen. Ia mengajak generasi muda untuk tidak takut mengekspresikan diri dan tetap memegang idealisme dalam berkesenian khusunya musik. 

“Bermusik itu soal kejujuran sih, Kalau kita punya karakter  jangan takut untuk berbeda. Jalur indie mungkin berat, tapi di situlah kita bisa menjaga kebebasan berkarya,dan jangan lupa setiap karya kita sebaiknya dipatenkan agar tidak diambil atau diakui orang lain nanti,sebuah karya itu sangat berharga bagi seorang seniman,” pesannya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....