Draco Malfoy Jadi Simbol Hoki Imlek
- 08 Feb 2026 06:12 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Karakter Draco Malfoy dari waralaba Harry Potter mendadak menjadi simbol keberuntungan yang tak terduga menjelang Tahun Baru Imlek 2026. Fenomena ini viral di Tiongkok setelah nama Draco Malfoy dalam bahasa Mandarin dianggap memiliki makna keberuntungan melalui permainan kata.
Melansir dari People.com. Di berbagai platform media sosial, warganet membagikan foto dekorasi Tahun Baru berwarna merah bergaya tradisional Tiongkok yang menampilkan wajah Draco Malfoy. Poster tersebut terlihat dipajang di pintu rumah, lemari es, hingga dinding, layaknya hiasan Imlek pada umumnya.
Dekorasi tersebut mengikuti estetika khas Imlek yang identik dengan warna merah dan simbol kemakmuran. Namun, alih-alih tokoh tradisional, wajah Draco Malfoy—karakter yang dikenal sebagai siswa Slytherin bermasalah—justru menjadi pusat perhatian.
Salah satu pengguna TikTok dengan akun @ukiyomich turut membagikan unggahan yang memperlihatkan rumahnya dipenuhi dekorasi Imlek bertema Draco Malfoy, berdampingan dengan ornamen tradisional lainnya.
Menurut laporan Rolling Stone Filipina, fenomena ini berakar pada aspek linguistik. Nama Draco Malfoy dalam bahasa Mandarin ditulis sebagai 马尔福 (mǎ ěr fú). Karakter terakhir, 福 (fú), berarti “keberuntungan” atau “berkah”, kata yang sangat lekat dengan perayaan Tahun Baru Imlek.
Selain itu, karakter pertama 马 (mǎ) berarti “kuda”. Kombinasi tersebut menyerupai frasa 马来福 (mǎ lái fú), ungkapan populer yang bermakna datangnya keberuntungan. Makna ini semakin relevan karena perayaan Imlek 2026 bertepatan dengan Tahun Kuda.
Permainan kata tersebut membuat nama Draco Malfoy dianggap membawa simbol kemakmuran. Para penggemar pun menambahkan catatan harapan tentang kekayaan, kesuksesan, dan kebahagiaan pada poster Draco mereka. Beberapa bahkan menggantung dekorasi secara terbalik, mengikuti tradisi visual Imlek yang melambangkan keberuntungan telah “datang”.
Tren ini menuai beragam reaksi di dunia maya, terutama dari penggemar lama Harry Potter yang mengenal Draco sebagai tokoh antagonis. Namun, bagi banyak orang, fenomena ini dipandang sebagai perpaduan unik antara budaya pop, kepercayaan tradisional, dan kebetulan linguistik yang menghibur.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....