Dokter Jolloro, Upaya Lindungi Kesehatan Masyarakat Rammang-Rammang
- 19 Agt 2024 13:30 WIB
- Makassar
KBRN, Makassar : Sebuah perahu jolloro melintas di atas aliran sungai Sungai Pute atau dikenal juga dengan nama Sungai Rammang-Rammang, diatasnya terdapat seorang dokter dan seorang pengemudi perahu jolloro. Perahu ini menyusuri sepanjang sungai dan singgah di setiap rumah warga yang bermukin di pinggiran sungai.
Aksi perahu jolloro menyusuri sungai itu merupakan inovasi Kampung Berseri Astra (KBA) Rammang-Rammang dalam bidang kesehatan. Inovasi ini diberi nama Dokter Jolloro, dengan tujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat yang bermukim disepanjang pinggiran sungai.
Rammang-Rammang yang selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata alam yang dapat memanjakan mata, namun dibalik itu, masyarakat masyarakat yang bermukim di pinggir sungai Rammang-Rammang, Dusun Rammang-rammang, Desa Salenrang, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros tak sepenuhnya menikmati layanan Kesehatan.
Hal tersebut dikarenakan akses yang terbatas sebab untuk menuju daerah ini hanya mengandalkan perahu jolloro. Dengan keterbatasan itulah masyarakat bergotong-royong untuk menghadirkan layanan kesehatan yang bisa diakses dengan mudah bagi yang tinggal di pinggir sungai.
Sebab bagi masyarakat yang bermukim di pinggir sungai untuk mengakses layanan kesehatan harus menempuh jarak yang cukup jauh dan hanya menggunakan perahu Jolloro. Dengan segala keterbatasan itu, Zainal Abidin Ketua Penggerak Kampung Berseri Astra (KBA) Rammang-Rammang bersama dengan sejumlah masyarakat mengagas program Dokter Jolloro. Yang juga merupakan salah satu inovasi KBA Rammang-Rammang khusunya pada bidang kesehatan.
Penggunaan nama Dokter Jolloro sendiri diambil dari Jolloro atau perahu tradisional yang digunakan sebagai alat transportasi masyarakat Rammang-Rammang. Termasuk juga digunakan sebagai perahu untuk mengantarkan wisatawan yang datang berkunjung untuk
Pria yang akrab disapa Abid ini mengatakan bahwa hadirnya inovasi Dokter Jolloro ini sebagai langkah awal untuk untuk bisa mengetahui seperti apa kondisi kesehatan masyarakat yang bermukim di sekitar sungai Rammang-Rammang. Disebutkan oleh Abid bahwa Dokter Jolloro ini akan rutin mendatangi rumah-rumah warga untuk mengecek kondisi kesehatan. “Jadi Dokter Jolloro ini akan rutin datangi rumah warga, kita akan selalu pastikan masyarakat bisa mendapatkan layanan ini dan tidak dipungut biaya,” kata Abid kepada rri.co.id, Sabtu (17/8/2024).
Menurut pria yang juga berprofesi sebagai dosen di salah satu perguruan tinggi ini mengatakan untuk mendukung ketertiban dari program Dokter Jolloro ini, maka juga diluncurkan sebuah kartu kontrol yang diberi nama Kartu Kamasea (Kartu Masyarakat Sehat Berseri Astra). Kartu inilah nanti yang digunakan sebagai acuan dari program Dokter Jolloro apakah masyarakat yang diperiksa membutuhkan penanganan yang lebih.
“Kartu ini merupakan kartu kontrol yang bisa digunakan masyarakat ketika KBA Rammang-Rammang melaksanakan pemeriksaan kesehatan gratis,” tambah pria kelahiran 1985 itu.
Berkenaan dengan program Dokter Jolloro ini, Abid menyebut jika saat ini diakui bahwa program ini masih berjalan belum maksimal. Hanya saja dengan bantuan pendanaan dari PT Astra International Tbk, Dokter Jolloro dirasa sudah cukup membantu masyarakat dalam hal pelayanan kesehatan mendasar.
“Bantuan dari pihak PT Astra International Tbk kami belanjakan untuk alat-alat kesehatan yang sifatnya jangka panjang, termasuk dengan pengadaan kotak PPPK,” ujarnya menambahkan.
Abid berharap dengan adanya inovasi Dokter Jolloro dari KBA Rammang-Rammang ini bisa memberikan dampak baik bagi masyarakat. “Serta dengan adanya inovasi ini bisa menjadi contoh di tempat lain, khususnya daerah yang memiliki kondisi lingkungan yang serupa dengan Rammang-Rammang,” jelasnya. Hadirnya inovasi Dokter Jolloro ini juga disambut baik oleh masyarakat yang mendapatkan manfaat.
Aula Caradde’ dan upaya peningkatan kesejahteraan warga

Dalam bahasa Makassar, caradde’ memiliki makna cerdas, cerdik, pandai, atau pintar. Dengan makna inilah KBA Rammang-Rammang mendirikan Aula Caradde atau centre of KBA Rammang-Rammang for disaster and digitalpreneur education. Sampai saat ini aula yang memiliki luar 20 meter persegi ini masih dalam proses pembangunan.
Abid mengatakan Aula Caradde’ ini nantinya akan menjadi pusat kegiatan dari KBA Rammang-Rammang, mulai dari tempat untuk belajar berwira usaha, pemeriksaan kesehatan berkala, pemberian pendidikan kepada anak-anak termasuk memberikan kursus bahasa Inggris kepada pengemudi Jolloro, dan tempat untuk melakukan kegiatan-kegiatan kemasyarakatan.
“Aula ini nantinya akan menjadi tempat terbuka untuk semua masyarakat di Rammang-Rammang termasuk juga untuk wisatawan yang datang berkunjung bisa untuk singgah, apalagi saat menjelang magrib bisa melihat kelelawar keluar dari gunung batu beranjak menuju pantai,” ujarnya.
Aula Caradde’ ini dikatakan oleh Abid merupakan lahan dari keluarganya yang di hibahkan untuk kegiatan sosial. “Semua ini untuk masyarakat Rammang-Rammang, saya kembali dan mengajak masyarakat untuk sama-sama membangun kampung halaman,” jelasnya.
Lebih lanjut kata Abid, kedepannya Aula Caradde’ ini dimanfaatkan juga untuk peningkatan kesejahteraan warga, salah satunya dengan rencana menghadirkan tenant-tenant jualan. Sehingga jika nanti sudah rampung dan berjalan baik, nanti wisatawan bisa mampir dan terjadilah perputaran perekonomian.
“Kami harap dengan semangat dan gotong royong serta dukungan dari pihak PT Astra International Tbk, KBA Rammang-Rammang dapat hadir dan selalu memberikan yang terbaik untuk masyarakat yang bermukim di sini,” jelasnya.
Festival Gambus Sambut Kemerdekaan

Bertempat di Aula Caradde', bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun RI ke-79 KBA Rammang-Rammang menggelar festival gambus yang melibatkan masyarakat baik sebagai pemain maupun sebagai penonton. Festival gambus ini dihadirkan untuk menyemarakkan kemerdekaan setiap 17 Agustus, dan baru pertama kali dilaksanakan.
Abid mengatakan di Maros gambus juga disebut sebagai gambusu, dan merupakan pertunjukan seni musik tradisional. “Gambusu' merupakan permainan alat musik tradisional yang kami ingat dulu ketika masih kecil menjadi sarana hiburan bagi Kakek-kakek kami,” ujarnya.
Hadirnya festival gambus ini tidak lepas dari upaya untuk mengenalkan kembali kepada generasi kekinian agar nantinya seniman alat musik tradisional tetap ada. Apalagi kata Abid, saat ini dengan perkembangan zaman yang semakin maju gambusu semakin tergerus.
“Agar tidak punah, kami masyarakat Rammang-Rammang dengan gigih mempertahankan keberadaan Gambusu, mulai dari produksinya, latihan bersama sampai pada pentas dibeberapa kegiatan,” jelasnya.
Diakui oleh Abid, dengan adanya festival gambusu ini diharapkan generasi kekinian khususnya anak-anak di Rammang-Rammang bisa ikut dalam melestarikan alat musik tradisional ini. “Kami komitmen untuk mendorong re-generasi, di Aula Caradde' akan dijadikan sebagai pusat pembinaan generasi muda terkhusus untuk Gambusu atau gambus,” jelasnya.
Daftar Inovasi 4 pilar Kampung berseri Astra KBA Rammang-Rammang

Inovasi Lingkungan : Inovasi yang dilakukan untuk menjaga lingkungan diantaranya melakukan Penetapan Kawasan Konservasi Lingkungan, Penanaman Mangrove, dan Sedekah Mangrove.
Adanya kegiatan ini sebagai bagian dari upaya untuk mencegah abrasi yang diakibatkan oleh banyaknya aktivitas perahu wisata dan sebagai dampak semakin banyaknya wisatawan.
Inovasi Kesehatan: Dokter Jolloro menjadi layanan kesehatan berbasis sungai untuk memeriksa kesehatan dasar masyakat di Rammang-Rammang.
Selain itu, KBA Rammang-Rammang juga melaksanakan kegiatan senam jantung sehat serta bakti sosial berupa pemeriksaan kesehatan dan sunatan massal.
Inovasi Pendidikan: Program perahu sekolah merupakan program penyedia perahu dayung untuk dijadikan sarana bagi anak-anak sekolah untuk berangkat dan pulang sekolah secara mandiri.
Selain itu untuk pelajar Rammang-Rammang juga diberi kemudahan untuk mendapatkan beasaiswa Lestari Astra dan program kursus bahasa Asing.
Inovasi Kewirausahaan: Pengelolaan umbi sikapa, umbi beracun yang jika diolah dengan baik akan menjadi makanan lezat dan bergizi.
Juga ada rencana untuk menjadikan kotoran kelelawar sebagi pupuk Guano, dimana selama ini hanya diekspor dalam bentuk kotoran saja. (*)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....