Tradisi Aqiqah di Sulawesi selatan
- 04 Jun 2024 09:47 WIB
- Makassar
KBRN, Makassar : Aqiqah adalah peristiwa agama berupa penyembelihan kambing bagi bayi yang baru lahir, satu ekor kambing untuk perempuan dan dua ekor kambing untuk laki-laki, yang disedekahkan kepada kerabat dan handai tolan. Di Indonesia, ritual aqiqah tersebut dipadu dengan tradisi dan kearifan lokal sehingga menjadi sebuah peristiwa yang menarik dan penuh makna.
Di Sulawesi Selatan yang didominasi oleh suku Bugis dan Makassar, syukuran aqiqahan ini sangat kental dengan makna penyelamatan lingkungan dan pesan moral agar melihat dalam perspektif jangka panjang sampai lintas generasi, bukan berfikir secara instan sehingga kelahiran sebuah generasi baru tidak merusak atau membebani alam sekaligus menjaga tradisi gotong royong dan memelihara kekerabatan.
Saat tim RRI Makassar mengikuti sebuah acara prosesi upacara Aqiqahan di Kelurahan Suwangga Kec Tallo kota Makassar minggu, (02/06) atas seorang bayi perempuan dengan nama Ghufayra Munira Rahman putri berdarah Bugis - Makassar. Terdapat beberapa ritual dan sejumlah barang yang harus disediakan yang menjadi simbol dan doa bagi masa depan bayi.
Terdapat perbedaan persyaratan bagi bayi yang masih keluarga bangsawan dengan gelar karaeng, andi, atau daeng, dengan masyarakat biasa. Sebagai anak yang masih memiliki darah bangsawan suku Makassar, ia diwajibkan untuk menyediakan 29 bibit kelapa.
Dalam acara aqiqahan, bibit kelapa tersebut dihias dengan indah dan ditaruh dalam kamar bayi. Beras yang ditaruh dalam baskom juga dihias dengan bentuk kepala manusia. Penanaman kelapa ini merupakan upaya agar bayi yang baru lahir telah dipersiapkan sebagian dari kebutuhan hidupnya. Kelapa, buah yang bermanfaat dari akar sampai ujung daun tersebut akan berbuah ketika sang bayi sudah menginjak remaja yang hasilnya bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan hidupnya.
Terdapat pesan moral yang penting bahwa segala sesuatu telah dipersiapkan bagi kehidupan bayi dalam perspektif jangka panjang dan tidak merusak alam. Tradisi ini sangat kontekstual pada masa sekarang ini dimana alam dieksploitasi habis-habisan sehingga menimbulkan berbagai bencana alam. Sayangnya tradisi yang sangat bagus ini bagi sebagian masyarakat hanya menjadi simbol saja karena perubahan kondisi sosial masyarakat.
Perubahan dari masyarakat agraris dengan kepemilikan tanah yang luas tentu tidak mengalami masalah dalam menjalankan tradisi ini. Tetapi ketika masyarakat sudah hidup di perkotaan dengan kepemilikan tanah hanya selebar petak rumahnya saja, tampaknya perlu ada perubahan tradisi yang lebih fleksibel terkait dengan penyelamatan lingkungan.
Bayi yang baru lahir juga disediakan dua ekor ayam yang masih usia muda dan sebutir telur ayam. Ayam merupakan binatang yang bisa berkembang biak dengan cepat dan memiliki nilai gizi yang sangat bagus. Untuk mengenalkan diri dengan binatang, saat prosesi aqiqah, dahi bayi dan ibunya disentuhkan dengan ayam-ayam tersebut.
Selain itu disediakan pula sebuah kelapa muda yang dibuka dan airnya digunakan untuk membasahi gunting guna memotong rambut sang bayi. Kelapa muda melambangkan sebuah kesegaran, kemudahan, dan kesehatan yang diharapkan selalu menyertai kehidupan anak yang dilahirkan tersebut. Sebelas lilin kecil merupakan simbol agar kehidupannya selalu diliputi jalan terang.
Dua potong gula merah juga disediakan sebagai simbolisasi agar kehidupan anak tersebut selalu manis, menyenangkan, dan penuh kegembiraan. Ditambah pula dengan dua buah pala yang berisi pengharapan agar bayi tersebut bisa bermanfaat bagi orang lain. Ia akan selalu ada ketika orang lain membutuhkannya.
Bagi orang Bugis-Makassar, perayaan aqiqah diselenggarakan cukup meriah. Pada acara tersebut sekitar 300 orang kerabat dan relasi diundang. Keluarga dekat telah berdatangan sehari sebelumnya untuk membantu menyiapkan pesta. Para tamu yang datang biasanya memberikan sumbangan atau kado untuk bayi. Tamu-tamu juga turut melihat si kecil sembari mendoakan yang kini telah menjadi anggota baru dalam keluarga tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....