Masyarakat Makassar Rayakan Tradisi Suru Maca Jelang Ramadan

  • 26 Jan 2026 00:03 WIB
  •  Makassar

RRI.Co.Id, Makassar - Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, Kota Makassar dan sekitarnya mulai diramaikan oleh gelombang warga yang melakukan rekreasi keluarga. Di Sulawesi Selatan, khususnya Makassar, tradisi rekreasi sebelum puasa merupakan bagian dari rangkaian persiapan batin yang kental dengan nuansa kekeluargaan dan penghormatan terhadap leluhur.

Dilansir dari Kajian Budaya Lokal, Tradisi Suru Maca Masyarakat Bugis-Makassar. Ritual Suru Maca digelar serentak oleh masyarakat bugis dan makassar di penghujung bulan Sya’ban. Tradisi membaca doa bersama ini menjadi pembuka rangkaian rekreasi spiritual warga sebelum memasuki bulan suci.

Setelah prosesi doa di rumah masing-masing, ribuan warga Makassar terpantau memadati area Pantai bosowa dan Pantai Losari. Bagi masyarakat Bugis-Makassar, rekreasi keluarga ini adalah momen krusial untuk mempererat silaturahmi serta saling memaafkan melalui makan bersama atau makan-makan di tepi laut.

"Ini sudah jadi tradisi turun-temurun. Sebelum fokus ibadah puasa, kami sekeluarga besar kumpul dulu di pantai untuk makan bareng sebagai bentuk syukur," ujar Daeng Sore (55), salah satu pengunjung di kawasan pantai bosowa makassat, minggu 25 Januari 2026. ritual Suru Maca digelar serentak di penghujung bulan Sya’ban. Tradisi membaca doa bersama ini menjadi pembuka rangkaian rekreasi spiritual warga sebelum memasuki bulan suci ramadhan, ungkap daeng sore.

Tradisi rekreasi ini bukan sekadar jalan-jalan biasa, melainkan simbol pembersihan diri dan penguatan ikatan silaturahmi antaranggota keluarga besar. Mereka membawa bekal makanan khas untuk disantap bersama di tepi pantai sebagai bentuk syukur atas datangnya bulan mulia.

Sisi ekonomi lokal turut merasakan dampak positif dari membludaknya jumlah wisatawan domestik ini. Pedagang kaki lima, penyewa tikar, hingga pengelola parkir di sekitar lokasi wisata melaporkan peningkatan omzet yang cukup tajam. Hal ini menunjukkan bahwa tradisi rekreasi praramadan memiliki peran ganda, yakni sebagai pemuas dahaga spiritual dan motor penggerak ekonomi kerakyatan.

Diharapkan, kegembiraan masyarakat dalam menyambut Ramadan melalui rekreasi ini dapat membawa semangat positif saat menjalankan ibadah nantinya.

Rekomendasi Berita