Cerita Kolong Rumah Panggung , Cerminan Jiwa Sosial Nusantara

  • 12 Agt 2025 10:40 WIB
  •  Makassar

KBRN, Makassar : Kolong rumah panggung bukan sekadar ruang kosong di bawah rumah, melainkan bagian penting yang mencerminkan interaksi sosial masyarakat Nusantara. Menurut Sibarani (2012) dalam Kearifan Lokal: Hakikat, Peran, dan Metode Tradisi Lisan, kolong rumah menjadi ruang serbaguna tempat warga berkumpul, berdiskusi, dan saling membantu, yang sekaligus memperkuat solidaritas sosial.

Secara arsitektural, kolong rumah memiliki fungsi penting dalam sirkulasi udara dan mitigasi banjir. Penelitian Pamudji dan Yuwono (2018) dalam Jurnal Arsitektur Nusantara menjelaskan bahwa desain rumah panggung memungkinkan terjadinya ventilasi silang alami sehingga suhu ruangan tetap nyaman dan kelembapan terjaga.

Lebih dari sekadar fungsi fisik, kolong rumah menyimpan filosofi kosmologis masyarakat tradisional. Rumah panggung melambangkan tiga dunia: kolong sebagai dunia bawah (bumi), badan rumah sebagai dunia tengah (manusia), dan atap sebagai dunia atas (langit), yang mencerminkan harmoni antara manusia dan alam.

Kehadiran kolong rumah juga dapat menjadi inspirasi desain hunian modern yang tetap mengedepankan nilai sosial. Penelitian Wibowo dan Prasetyo (2020) di Jurnal Desain Interior Indonesia mengungkap bahwa adaptasi kolong rumah sebagai ruang publik atau servis pada hunian kontemporer mampu mempertahankan rasa kebersamaan di tengah gaya hidup urban.

Dengan demikian, kolong rumah tradisional tidak hanya berperan sebagai elemen konstruksi, tetapi juga sebagai simbol identitas budaya dan jiwa sosial masyarakat Indonesia. Nilai-nilai kebersamaan, keberlanjutan ekologis, dan keterhubungan spiritual yang terkandung di dalamnya patut terus dilestarikan dan diintegrasikan dalam desain hunian masa kini. (Sari)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....