Aipda Raslin, Pelatih Sukarela Sepak Takraw Maros

  • 27 Jul 2025 19:50 WIB
  •  Makassar

KBRN, Maros : Ditengah padatnya tugas sebagai anggota Satuan Lalu Lintas Polres Maros, Aipda Raslin, atau yang akrab disapa Allink, tetap menyisihkan waktunya untuk sesuatu yang sangat ia cinta membina anak-anak muda Maros melalui olahraga sepak takraw. Bukan tanpa alasan, sosok yang kini menjadi pelatih sukarela ini merupakan mantan atlet nasional yang telah menorehkan segudang prestasi, baik di level nasional maupun internasional.

Ia pernah mengharumkan nama Indonesia dalam ASEAN School Games 2002 di Jakarta dan membawa pulang medali perunggu, mengalahkan tim-tim kuat dari Asia Tenggara. “Sepak takraw sudah membawa saya ke banyak tempat. Sekarang giliran saya mengembalikan itu untuk daerah ini,” ujar Aipda Raslin dengan mata berbinar. Jumat (25/7/2025)

Sebelum bergabung dengan institusi Polri, Raslin telah mencatat lebih dari dua puluh prestasi. Dari juara dua Kejurnas Surabaya (2000), hingga kemenangan gemilang di Popnas dan Prapopnas Manado (2001). Kariernya terus berlanjut hingga tingkat mahasiswa dan kejuaraan nasional lainnya.

Pada tahun 2002, ia bahkan dikontrak oleh klub profesional sepak takraw di Thailand selama lima bulan. Dengan nilai kontrak mencapai Rp 20 Juta angka yang cukup fantastis pada masa itu, Raslin membuktikan bahwa olahraga tradisional pun bisa membuka jalan ke panggung internasional.

Tahun 2017 menjadi titik balik baru bagi Aipda Raslin. Ia mendirikan Klub Tanggul Kota Maros, tempat pembinaan sepak takraw yang kini telah membina lebih dari 90 atlet muda dari 14 kecamatan. Hebatnya, klub ini ia kelola tanpa pungutan biaya. Semua perlengkapan dari bola, net, seragam, hingga pembangunan lapangan dibeli dari gaji pribadinya sebagai polisi. “Saya ingin mereka tumbuh dengan semangat dan disiplin. Siapa tahu, kelak mereka bisa melebihi pencapaian saya,” ucapnya.

Upaya Raslin tak sia-sia. Beberapa atlet binaannya telah mengukir prestasi di kejuaraan nasional, seperti Muhamad Rijal, Rahmat, Ikmal, dan Ahmad Taufik. Tak hanya itu, banyak yang telah diterima sebagai anggota Polri, TNI, PNS, dan tenaga kerja di sektor swasta.

Apa yang dilakukan Aipda Raslin bukan sekadar soal olahraga. Ini adalah bentuk pengabdian dalam makna paling luas: membangun masa depan generasi muda, dari pinggir lapangan, tanpa pamrih.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....