Mengenal Dua Konsonan dalam Kosakata Bahasa Bugis
- 29 Jun 2025 09:30 WIB
- Makassar
KBRN Makassar : Bahasa bugis merupakan Salah satu bahasa daerah di provinsi sulawesi selatan, Bahasa Bugis menjadi bagian dari keanekaragaman bangsa tentunya sangat menarik untuk dipelajari. Dilansir dari akun facebook Prof Nurhayati matammeng seorang dosen fakultas Ilmu budaya Universitas Hasanuddin Makassar, di dalam sistem bunyi bahasa Bugis, ada 2 konsonan yg berbeda tapi kadang mempunyai makna yang sama, yaitu konsonan W dan B. yang bisa dipertukarkan tempat tanpa mengubah maknanya, seperti contoh pada tabel diatas.
Jadi, Wugiq/Ugiq dulu juga biasa disebut Bugiq, bahkan sampai sekarang orang Duri masih menyebut Bugiq untuk orang Bugis. Ketika orang Barat datang, dia mendengar kata Bugiq dan untuk itu ia tambahkan s di belakang kata Bugiq utk membentuk kata jamak, maka menjadilah Bugis, dan itulah yg dikenal orang luar (sekali lagi orang luar) sebagai orang Bugis.
Jadi tidak ada kaitannya penyebutan nama Bugis dengan raja Cina La Sattung Mpugiq (ayah We Cudaiq), karena itu, sampai kapan pun orang mencari Bugis di dalam La Galigo tidak akan pernah ketemu, karena itu diperkenalkan oleh orang Belanda dan menjadi bahasa yg digunakan dalam bahasa2 asing dan bahasa Indonesia/Melayu. Cuma memang penggunaan w lebih halus ketimbang b, sehingga orang Bugis asli selalu menyebut dirinya Wugiq/ugiq bila ia menyebut dirinya sebagai orang Bugis dan berbahasa Bugis.
Bahasa bugis memiliki jumlah penutur yang besar dan sampai sekarang masih di gunakan sebagai alat komunikasai masyarakat bugis, bahasa bugis juga berfungsi sebagai lambang identitas dan kebanggaan dan juga dapat memperkaya khazanah kosakata bahasa indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....