Masjid Baiturrahman Panakkukang Terima Bantuan untuk Pemberdayaan UMKM dari BSI
- 29 Agt 2026 13:10 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Masjid Baiturahman yang berlokasi di Kelurahan Panaikang, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, resmi menjadi pusat peluncuran program Masjid BSI Empowerment, Sabtu 29Agustus 2028. Mengusung tema , Memperkuat Kemandirian Ekonomi Melalui Pemberdayaan Berbasis Masjid, kegiatan ini menandai langkah nyata kolaborasi strategis dalam menggerakkan sektor ekonomi umat berbasis rumah ibadah.
Acara peresmian ini dihadiri oleh jajaran manajemen BSI Maslahat, pengurus Yayasan Masjid Baiturahman, camat Panakukang, pemerintah bagian Kesra Makassar, perwakilan dari Forum Masjid 20, serta puluhan pelaku usaha mikro kecil yang menjadi penerima manfaat program. Kehadiran para tokoh masyarakat dan jamaah menambah khidmat jalannya agenda yang sarat akan nilai pemberdayaan sosial dan ekonomi tersebut.
Dalam kesempatan yang sama, Masjid Baiturahman secara resmi menerima bantuan dana program BSI Empowerment senilai Rp606.750.000. Penyerahan bantuan ini dilakukan secara simbolis oleh pihak perwakilan Bank Syariah Indonesia kepada Ketua Yayasan Masjid Baiturahman di hadapan para tamu undangan yang memadati area masjid.
Prosesi peluncuran program ditandai secara meriah dengan penabuhan gendang secara bersama-sama oleh pihak BSI, pengurus Yayasan Baiturahman, dan unsur pemerintah kecamatan. Tabuhan gendang ini menjadi simbol kuatnya sinergi dan komitmen bersama dalam menjalankan serta mengawal keberlanjutan program Masjid BSI Empowerment ke depannya.

Camat Panakkukang, Syahril, S.STP., dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif yang digagas oleh BSI Maslahat tersebut. Ia juga memuji peran aktif pengurus Masjid Baiturahman yang berhasil membawa masjid ini menjadi teladan bagi rumah ibadah lainnya di Kota Makassar.
"Kami mengapresiasi program BSI ini dan juga kepada pengurus Masjid Baiturahman yang telah menjadi masjid berdaya sehingga menjadi percontohan kepada masjid-masjid lain di Kota Makassar untuk menjadi masjid pemberdaya, khususnya memperkuat kemandirian ekonomi UMKM melalui pemberdayaan berbasis masjid," ujar Syahril.
Menanggapi apresiasi tersebut, Ketua Yayasan Masjid Baiturahman, Drs. H. Abd. Rahim Rauf, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ia memaparkan bahwa dana bantuan tersebut akan dialokasikan secara transparan untuk pembangunan fasilitas fisik penunjang ekonomi serta program pendampingan intensif bagi pelaku usaha.
"Bantuan yang diberikan oleh BSI ini nantinya akan digunakan untuk membangun fasilitas pemberdayaan ekonomi di Masjid Baiturahman dan untuk program pendampingan kepada beberapa UMKM yang sudah terlibat dalam usaha kemandirian ekonomi melalui pemberdayaan berbasis masjid," ungkap Rahim Rauf.
Sementara itu, Ari Wideaseno selaku bagian pendamping program Masjid BSI Empowerment dari BSI Maslahat menjelaskan bahwa konsep peluncuran kali ini memang sengaja dibuat berbeda dari biasanya. Pendekatan yang digunakan adalah memastikan program berjalan dan menunjukkan hasil nyata terlebih dahulu sebelum akhirnya diresmikan secara terbuka kepada publik.
"Alhamdulillah, program BSI ini memang di Masjid Baiturahman ini sudah berjalan dua tahun; sebenarnya konsep launching ini memang unik karena seharusnya launching di awal tapi kita jalan dulu baru launching, karena kita ingin lihat apa namanya pendampingan program ini berjalan dulu baru kita lihat hasilnya seperti apa, dan alhamdulillah memang program ini fokus khususnya UMKM," jelas Ari Wideaseno saat diwawancarai oleh RRI.
Ari menambahkan bahwa saat ini terdapat 30 penerima manfaat yang rutin mendapatkan pendampingan terpadu setiap empat bulan sekali. Pendampingan tersebut tidak hanya berfokus pada aspek pemasaran dan pengembangan usaha, melainkan juga penguatan nilai-nilai keagamaan agar para pelaku usaha memiliki fondasi moral yang kuat.
"Tapi kali ini BSI menggandeng Masjid Baiturahman untuk program UMKM kemandirian masjid untuk pemberdayaan penerima manfaat, dan alhamdulillah di masjid ini ada 30 penerima manfaat yang setiap 4 bulannya rutin mendapatkan pendampingan-pendampingan, baik keagamaan maupun pendampingan pemasaran, dan alhamdulillah mereka pelan-pelan sudah punya usaha sendiri, tinggal bagaimana nantinya ketika program ini selesai semoga mereka bisa mandiri paska program," pungkasnya.
Melalui sinergi yang solid antara lembaga keuangan syariah, pengurus masjid, dan pemerintah lokal, program ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem ekonomi kerakyatan yang mandiri dan berkelanjutan. Keberhasilan di Masjid Baiturahman Panaikang ini diharapkan dapat direplikasi oleh masjid-masjid lain di seluruh penjuru nusantara untuk mengangkat kesejahteraan umat dari masjid.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....