KKMP Untia Gandeng Eksportir, Ubah Stereotip Masyarakat tentang Koperasi
- 25 Agt 2026 21:10 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar — Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Untia berhasil mengikis stereotip lama tentang peran koperasi yang kerap diidentikkan sekadar sebagai lembaga simpan pinjam sederhana. Melalui edukasi intensif dan pendekatan langsung ke rumah warga serta pelaku usaha mikro, tingkat partisipasi masyarakat mengalami kenaikan secara signifikan, Hal ini diungkapkan Sekretaris KKMP Untia, Andi Aidil Alif Kaharudin pada Obrolan Teras UMKM di Pro 4 RRI Makassar Senin, 24 Agustus 2026.
"Awalnya kami door to door mendatangi UMKM untuk menjelaskan benefit koperasi, dan alhamdulillah dari merintis sampai sekarang anggota yang terdata matang sudah mencapai 93 orang," papar Aidil.
Menurut Aidil, keberhasilan merangkul puluhan anggota semakin diperkuat dengan masuknya mitra strategis kelas ekspor yang memanfaatkan fasilitas pengolahan ikan milik koperasi. "Gongnya itu kami berhasil menggait mitra eksportir seafood ke US, karena jujur kalau kami yang handle fasilitas sebagus ini sendiri belum sanggup, jadi kami bermitra sekaligus menyerap ilmu dari mereka," tegas Aidil.
"Inisiatif seperti Gerakan Pangan Murah kemarin sangat membantu memberi publikasi positif sehingga gaung keberadaan koperasi makin dirasakan masyarakat," tambah Andi Aidil.
Sekretaris KKMP Untia ini menyebutkan, dari sisi kinerja keuangan operasional awal, unit usaha pendukung di Kampung Nelayan Merah Putih telah menunjukkan hasil positif selama masa uji coba pasar. Omzet yang dibukukan dari penyewaan ruang pendingin dan penjualan es balok menjadi modal penting untuk kontribusi sisa hasil usaha (SHU) anggota.
"Untuk masa trial tiga bulan ini, pabrik es sudah menghasilkan pendapatan sekitar Rp12 juta dan penyewaan cool storage mencapai Rp17 juta," beber Aidil.
Sementara, Lurah Untia mengatakan, langkah ekspansi dapat diselaraskan dengan potensi usaha mikro yang sebelumnya sudah bertumbuh mandiri di wilayah Untia. Ia mengatakan, Pemerintah kelurahan berkomitmen agar kehadiran koperasi berjalan berdampingan serta membina UMKM lokal agar tidak memicu gesekan bisnis di lapangan.
Lurah Untia, Andi Tosa, menegaskan keberadaan ragam usaha warga yang terus dibina. "Di Untia ini sudah ada pembinaan UMKM kuliner seperti olahan otak-otak, olahan ikan bandeng, hingga industri kreatif kerajinan limbah rotan dan daur ulang sampah," kata Andi Tosa.
Guna memastikan seluruh rencana ekspansi dan pengelolaan keuangan berjalan lancer menurut Tosa yang juga pengawas KKMP Untia, pengawas kelurahan secara konsisten menggelar rapat koordinasi mingguan bersama jajaran pengurus. Pengawasan ketat diterapkan agar aset dan arus kas organisasi tetap akuntabel serta transparan. "Alhamdulillah selama ini koperasi berjalan lancar dan pengawasannya kita lakukan setiap minggu melalui rakor terkait pelaporan-pelaporan kegiatan usaha," tutur Andi Tosa menutup penjelasannya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....