Grab Latih Seribu Mitra Pengemudi Perkuat Keselamatan Berkendara
- 29 Jul 2026 17:54 WIB
- Makassar
RRI. CO. ID, MAKASSAR - Grab Indonesia bersama Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dan Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) menggelar pelatihan keselamatan berkendara bagi 1.052 mitra pengemudi roda dua secara serentak di lima kota, termasuk Makassar, Selasa (28/7/2026). Program bertajuk “Safer Roads, Stronger Communities – Jalan Lebih Aman, Komunitas Lebih Kuat” ini dilaksanakan secara hybrid dengan pusat kegiatan di Terminal Jatijajar, Depok, serta terhubung dengan pelatihan di Yogyakarta, Surabaya/Sidoarjo, Medan, dan Makassar.
Pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi mitra pengemudi dalam berkendara sekaligus membangun budaya berlalu lintas yang aman, tertib, dan bertanggung jawab sebagai bagian dari penguatan keselamatan transportasi darat. Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Dudy Purwagandhi, mengatakan keselamatan lalu lintas hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.
“Mewujudkan lalu lintas dan transportasi darat yang lebih aman membutuhkan pendekatan menyeluruh serta kolaborasi lintas sektor. Kami mengapresiasi kolaborasi Grab Indonesia dan AISI dalam membekali mitra pengemudi dengan pengetahuan dan keterampilan yang dapat diterapkan dalam aktivitas sehari-hari,” ujar Dudy Purwagandhi.
Ia juga mengapresiasi kebijakan Grab yang menerapkan skema bagi hasil maksimal delapan persen serta penyempurnaan mekanisme pemrosesan komisi GrabBike Hemat yang dijadwalkan mulai berlaku pada 1 Agustus 2026 agar lebih transparan bagi mitra pengemudi. Chief Executive Officer Grab Indonesia, Neneng Goenadi, menegaskan bahwa perubahan yang dilakukan hanya menyangkut waktu pemrosesan komisi tanpa mengubah mekanisme perhitungan maupun ketentuan yang berlaku.
“Grab tidak pernah memotong bagi hasil lebih dari delapan persen dan tidak pernah melanggar Tarif Batas Bawah sesuai ketentuan. Mulai 1 Agustus 2026, pemrosesan komisi GrabBike Hemat dilakukan pada setiap perjalanan sehingga mitra dapat melihat pendapatan secara lebih jelas,” kata Neneng.
Selain materi teori mengenai rambu lalu lintas dan etika berkendara, peserta juga mengikuti praktik pemeriksaan kendaraan, penggunaan perlengkapan keselamatan, teknik defensive riding, pengereman aman, hingga prediksi potensi bahaya di jalan. Sekretaris Jenderal AISI, Hari Budianto, menilai pelatihan tersebut penting untuk meningkatkan kompetensi serta kedisiplinan mitra pengemudi dalam mematuhi aturan lalu lintas sehingga mampu menjadi pelopor budaya berkendara yang aman.
Grab juga memperkenalkan berbagai fitur keselamatan dalam aplikasinya, seperti AudioProtect Plus, Trip Monitoring, Tombol Darurat, Number Masking, verifikasi wajah mitra pengemudi, sistem manajemen kelelahan, perlindungan asuransi kecelakaan, hingga integrasi layanan darurat Kepolisian 110 sebagai upaya memperkuat keamanan bagi mitra dan penumpang. Melalui kolaborasi bersama pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan, Grab berharap pelatihan ini dapat meningkatkan keterampilan mitra pengemudi sekaligus mendorong terciptanya ekosistem transportasi online yang lebih aman, nyaman, dan berkelanjutan bagi seluruh pengguna jalan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....