Pelaku UMKM Kuliner Minta Pemerintah Perluas Akses Pelatihan hingga Permodalan
- 25 Jul 2026 13:42 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar– Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sektor kuliner berharap pemerintah memberikan dukungan yang lebih luas agar usaha mereka dapat berkembang dan memiliki daya saing. Dukungan tersebut dinilai penting, mulai dari pelatihan, kemudahan memperoleh bahan baku, hingga akses permodalan dan peluang kerja sama dengan instansi pemerintah maupun perusahaan.
Owner Katering Wangi Rempah, Wahyu, mengatakan pelaku UMKM kuliner masih menghadapi berbagai tantangan dalam mengembangkan usaha. Karena itu, ia berharap Pemerintah Kota Makassar, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, dan para pemangku kepentingan dapat menghadirkan kebijakan yang lebih berpihak kepada pelaku usaha kecil.
"Saya mewakili teman-teman UMKM bidang katering dan kuliner berharap pemerintah kota maupun pemerintah provinsi bisa memberikan akses yang seluas-luasnya kepada UMKM, khususnya di bidang kami. Kami berharap diberikan akses pelatihan, bahan baku tolong dikontrol, kemudian akses permodalan juga bisa dibantu," kata Wahyu, Sabtu 25 Juli 2026.
Selain dukungan pembinaan, Wahyu berharap pemerintah membuka peluang yang lebih besar bagi UMKM untuk terlibat dalam pengadaan barang dan jasa di berbagai satuan kerja perangkat daerah (SKPD), baik di tingkat kota maupun provinsi. Ia juga berharap perusahaan milik negara maupun swasta memberikan kesempatan yang sama kepada pelaku UMKM lokal untuk menjadi mitra usaha.
Menurutnya, selama ini pelaku usaha katering yang telah berkembang memang turut membantu UMKM yang lebih kecil. Namun, bantuan tersebut memiliki keterbatasan karena setiap pelaku usaha juga memiliki tanggung jawab dan aktivitas bisnis masing-masing.
"Teman-teman pengusaha katering yang sudah besar memang banyak membantu kami yang masih kecil. Tetapi mereka juga tidak bisa terlalu banyak membantu karena punya kesibukan sendiri. Karena itu, kami berharap pemerintah dan stakeholder terkait bisa membuka kesempatan yang sebesar-besarnya bagi UMKM kuliner," ujarnya.
Wahyu juga menilai perhatian terhadap UMKM selama ini lebih banyak tertuju pada usaha yang menghasilkan produk kemasan. Sementara itu, pelaku UMKM di bidang jasa kuliner yang berinteraksi langsung dengan konsumen juga membutuhkan dukungan agar mampu meningkatkan kualitas layanan dan memperluas pasar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....