Minyak Goreng Naik, Bulog Sulselbar Konsisten Jaga HET
- 23 Jun 2026 12:52 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Bulog tetap konsisten menjaga harga minyak goreng di tingkat konsumen dengan menerapkan Harga Eceran Tertinggi HET sebesar 15.700 per liter. Demikian Disampaikan Karmila Hasmin Marunta, Wakil Pimpinan Wilayah Perum BULOG Kanwil Sulawesi Selatan dan Barat Sulselbar dalam perbincangan bersama RRI lewat Dialog Makassar menyapa Pagi, Senin, 22 Juni 2026.
“kalau di Bulog, kami harus menjaga yang namanya harga eceran tertinggi sebesar 15.700 per liternya Dan untuk minyak goreng yang disebarkan atau didistribusikan oleh Bulog sampai saat ini selalu menjaga di posisi HET Dan belum ada yang kami dapati tim kami di lapangan menjual di atas HET,” ungkap Karmila kepada RRI.
Dikatakan, Bulog adalah operator pemerintah dimana sebagai distributor terhadap minyak goreng yang meskipun bukan satu-satunya tetapi dengan adanya kenaikan harga minyak goreng saat ini, Bulog terus hadir untuk melakukan stabilisasi harga. “Kalau untuk kami di Bulog memang, Bulog ini adalah operator buat pemerintah dimana Bulog, bukan satu-satunya sebagai distributor terhadap minyak goreng ini Jadi, kalau kami menyikapi memang di beberapa tempat kita melihat, adanya kenaikan harga minyak goreng, tetapi Bulog terus hadir di dalam pasar tersebut atau di dalam masyarakat untuk melakukan stabilisasi harga,” kata Wakil Pimpinan Wilayah Perum BULOG Kanwil Sulawesi Selatan dan Barat Sulselbar dalam perbincangan bersama RRI.
Lebih lanjut Karmila mengatakan bahwa Bulog mendapat penugasan untuk menggelontorkan 100 persen minyak goreng bersubsidi minyak kita ke pasar pencatatan SP2KP. Pasar pencatatan SP2KP adalah dasar dari Dinas Perdagangan. Selain kita ke pasar pencatatan SP2KP, Bulog juga menggelontorkan minyak goreng bersubsidi minyak kita ke mitra yaitu Rumah Pangan.
“kalau sampai saat ini Bulog mendapat penugasan untuk menggelontorkan 100 persen minyak kita ini ke pasar pencatatan SP2KP. Pasar pencatatan SP2KP itu adalah dasarnya dari teman-teman Dinas Perdagangan, Tetapi, tidak menutup kemungkinan, kami juga punya mitra-mitra yang namanya Rumah Pangan Kita, itu juga kita suplai,” ungkap karmila kepada RRI.
Dikatakan untuk pasar pencatatan SP2KP di Kota Makassar ada di Para Pa’baeng-baeng Makassar. “Kalau di Pasar Pa'baeng-baeng kita bisa melihat, suplai di situ tidak akan ter-terputus, karena Bulog memang mendapatkan penugasan bahwa 100 persen penugasan dari Bulog itu harus digelontorkan ke pasar pencatatan SP2KP,” katanya dalam perbincangan bersama RRI lewat Dialog Makassar menyapa Pagi, Senin, 22 Juni 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....