Rahasia Utama UMKM Menang di Hati Pelanggan

  • 01 Mei 2026 14:00 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Program Obrolan Teras UMKM yang disiarkan oleh Pro 4 RRI Makassar pada Kamis 30 April 2026, kembali menghadirkan diskusi menarik seputar pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah. Mengangkat tema "Bukan Sekedar Logo: Rahasia UMKM Menang Di Hati Pelanggan", dialog interaktif ini menghadirkan Konsultan dan Praktisi Marketing UMKM, Muhammad Reza Pratama Kamal, S.T., M.M., C.DMM.

Dalam kesempatan tersebut, Reza membedah strategi penting bagi para pelaku usaha untuk memenangkan hati pelanggan di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat.

Menurut Reza, logo memang merupakan bagian dari perwajahan sebuah bisnis, namun hal tersebut bukanlah yang utama pada fase awal. Pelaku UMKM disarankan untuk terlebih dahulu memahami target pasar mereka sebelum menyiapkan identitas visual. Ia menjelaskan bahwa pengembangan bisnis mencakup bauran pemasaran yang meliputi produk, harga (price), tempat (place), dan promosi (promotion). Seiring berjalannya waktu, elemen ini berkembang dengan tambahan unsur pelayanan, yaitu proses dari produksi hingga produk dinikmati konsumen, peran sumber daya manusia (people), serta kemasan atau pengalaman fisik (packaging) yang menarik perhatian sebelum pelanggan memutuskan untuk membeli.

Lebih lanjut, Reza menguraikan bahwa kunci utama keberhasilan sebuah brand terletak pada kemampuannya mengakuisisi dan mempertahankan pelanggan. Langkah awal adalah membangun brand awareness agar produk dikenal luas melalui media sosial atau toko, yang kemudian dilanjutkan dengan menarik minat konsumen untuk berbelanja. Pelanggan yang puas akan belajar lebih banyak mengenai produk, melakukan pembelian berulang, dan pada akhirnya menceritakan pengalaman tersebut kepada orang lain. Proses ini diibaratkan seperti menonton film yang menarik, di mana ulasan positif dari mulut ke mulut akan mengalir secara alami dan mendatangkan pelanggan baru.

Untuk dapat bersaing dengan merek yang lebih besar atau yang sudah lama hadir, pelaku usaha dapat menggunakan pendekatan personal atau emosional (head-to-heart). Salah satu strategi yang sangat relevan di era digital saat ini adalah dengan memanfaatkan media sosial untuk membangun personal branding. Misalnya, seorang mahasiswa yang memiliki mimpi membangun bisnis kuliner dapat membagikan perjuangan dan visinya melalui konten. Kedekatan emosional ini sering kali memicu simpati dan ketertarikan dari target pasar anak muda, yang pada akhirnya memutuskan untuk membeli produk tersebut sebagai bentuk dukungan.

Di samping pemasaran digital, pengalaman pelanggan (customer experience) di lokasi usaha juga memegang peranan krusial. Reza menekankan pentingnya memastikan bahwa seluruh elemen operasional, mulai dari pemimpin, kasir, hingga staf dapur, memiliki pemahaman dan komitmen yang sama dalam memberikan pelayanan terbaik. Pengalaman positif harus diciptakan secara konsisten sejak pelanggan pertama kali tiba hingga mereka menyelesaikan transaksi. Pelayanan yang ramah, tempat yang bersih, serta sajian yang berkualitas akan memastikan pelanggan merasa senang dan mendapatkan nilai lebih dari bisnis yang dijalankan.

di akhir Obrolan, Reza memberikan contoh bagaimana operasional sederhana seperti pengaturan parkir dapat menjadi sarana promosi yang sangat efektif. Pelayanan yang memperhatikan detail kecil, seperti merapikan kendaraan, memastikan helm tertutup agar tidak kepanasan, dan menyapa pelanggan dengan ramah—bisa membuat restoran atau usaha menjadi viral tanpa biaya iklan yang besar. Oleh karena itu, pelaku usaha harus jeli melihat peluang dan menerapkan standar pelayanan prima demi memastikan pelanggan mendapatkan pengalaman yang mengesankan dan bersedia untuk kembali lagi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....