OJK Hadirkan Program “OJK Peduli”, Dorong Lahirnya Duta Literasi Keuangan

  • 17 Apr 2026 00:27 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat upaya peningkatan literasi keuangan di tengah masyarakat melalui program OJK Peduli. Program ini berfokus pada pembentukan Duta Literasi Keuangan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, khususnya mahasiswa dan komunitas. Hal tersebut disampaikan oleh Nadhila Avissa, Asisten Manajer OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, dalam perbincangan “Teras UMKM” di Radio Republik Indonesia Pro 4 Makassar.

Menurut Nadhila, program OJK Peduli hadir sebagai langkah strategis untuk menjawab tantangan literasi keuangan yang masih perlu ditingkatkan di Indonesia. “Melalui program ini, kami tidak hanya mengandalkan OJK sebagai sumber edukasi, tetapi juga melibatkan masyarakat sebagai agen perubahan,” ujarnya. Kamis, 16 April 2026.

Ia menjelaskan, Duta Literasi Keuangan nantinya akan berperan aktif dalam menyebarkan pemahaman terkait pengelolaan keuangan yang baik, mulai dari penggunaan produk jasa keuangan hingga pentingnya perencanaan keuangan yang bijak.

Program ini menyasar mahasiswa dan komunitas karena dinilai memiliki peran strategis sebagai penyambung informasi di lingkungan sekitarnya.

Dengan pendekatan berbasis komunitas, edukasi diharapkan dapat lebih mudah diterima dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. “Harapannya, edukasi keuangan tidak hanya datang dari OJK, tetapi tumbuh dari masyarakat untuk masyarakat. Ini menjadi gerakan bersama agar literasi keuangan bisa semakin merata,” tambah Nadhila.

Melalui OJK Peduli, OJK juga ingin membangun kesadaran kolektif bahwa pemahaman keuangan merupakan keterampilan penting di era modern. Dengan adanya Duta Literasi Keuangan, diharapkan masyarakat tidak hanya menjadi pengguna layanan keuangan, tetapi juga mampu mengelolanya secara cerdas dan bertanggung jawab. Program ini menjadi salah satu upaya nyata OJK dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, melalui peningkatan kualitas literasi dan inklusi keuangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....