Dorong Ekonomi Keluarga, Amure–BRIN Gelar Pelatihan Usaha di Maros

  • 09 Mar 2026 21:17 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Maros : Upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat terus dilakukan melalui penguatan kapasitas usaha kecil. Anggota DPR RI Andi Muawiyah Ramly bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menggelar kegiatan Peningkatan Kapasitas Riset dan Inovasi untuk Masyarakat bertema Pelatihan Pengelolaan Bisnis Skala Rumah Tangga di Aula Grand Town Hotel Mandai, Kabupaten Maros, Senin 9 Maret 2026.

Kegiatan yang dihadiri ratusan peserta dari berbagai kalangan ini bertujuan memberikan bekal pengetahuan kepada masyarakat agar mampu mengembangkan usaha skala rumah tangga secara lebih terencana dan berkelanjutan. Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPR RI Komisi X dari Fraksi PKB Andi Muawiyah Ramly, yang akrab disapa Amure, Staf Ahli Djohansyah atau Bang Dhjo, serta narasumber dari Badan Riset dan Inovasi Nasional, Arief Rachmat. Acara dipandu oleh MC Takbir Abadi, tokoh pemuda Maros.

Suasana kegiatan terasa semarak sejak awal. Rombongan Amure dan perwakilan BRIN disambut dengan tabuhan gendang tradisional, dilanjutkan pertunjukan budaya A’ngaru serta tari penyambutan Paduppa yang menggambarkan kekayaan tradisi masyarakat Bugis-Makassar. Dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan secara resmi, Andi Muawiyah Ramly menegaskan bahwa usaha rumah tangga memiliki potensi besar dalam memperkuat ekonomi keluarga jika dikelola dengan baik dan berbasis pengetahuan.

Menurutnya, masyarakat perlu dibekali pemahaman mengenai manajemen usaha, strategi pemasaran, hingga pengelolaan keuangan agar bisnis kecil yang dijalankan dapat berkembang secara berkelanjutan. “Bisnis rumah tangga bisa menjadi sumber tambahan ekonomi keluarga. Karena itu masyarakat perlu dibekali dengan pengetahuan dan teori yang tepat dari para pemateri sebelum memulai atau mengembangkan usaha,” ujarnya.

Amure juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Maros atas dukungan yang diberikan kepadanya hingga kembali dipercaya menjabat sebagai anggota DPR RI untuk periode kedua. “Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Maros atas dukungannya sehingga saya bisa terpilih kembali untuk dua periode,” tambahnya.

Setelah sesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama dan pemaparan materi oleh Arief Rachmat dari Badan Riset dan Inovasi Nasional. Dalam materinya, ia menjelaskan berbagai strategi dasar dalam memulai usaha, mulai dari menemukan ide bisnis hingga menjaga keberlanjutan usaha.

Arief menilai kondisi dunia kerja saat ini menghadirkan tantangan tersendiri. Di satu sisi perusahaan membuka peluang kerja, namun di sisi lain risiko pemutusan hubungan kerja (PHK) juga selalu ada. Karena itu, masyarakat didorong memiliki keterampilan berwirausaha sebagai alternatif sumber penghasilan.

“Memulai bisnis sebaiknya dari apa yang kita miliki dan apa yang kita sukai. Jangan hanya ikut-ikutan karena melihat orang lain berhasil,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya menentukan target usaha sejak awal, menjaga fokus pada tujuan bisnis, serta membangun kerja tim yang solid. Menurutnya, banyak usaha kecil gagal berkembang karena komunikasi yang tidak baik di dalam tim.

Dalam pelatihan tersebut, para peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai strategi pengembangan usaha yang dapat diterapkan baik pada bisnis yang sudah berjalan maupun usaha baru yang masih dalam tahap perencanaan.

Antusiasme peserta terlihat saat sesi diskusi dan tanya jawab. Berbagai pertanyaan diajukan, mulai dari cara memulai usaha dengan modal terbatas hingga strategi memasarkan produk agar mampu bersaing di pasar.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara peserta, narasumber, dan panitia sebagai penanda berakhirnya pelatihan yang diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi masyarakat untuk mengembangkan bisnis rumah tangga yang lebih produktif dan inovatif.

Rekomendasi Berita