Zuver Home Decor, Membangun Ekosistem Bisnis dari Rp300 Ribu

  • 24 Feb 2026 15:21 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, MAKASSAR – Memulai bisnis tidak selalu harus dengan modal besar, prinsip inilah yang dibuktikan oleh Irmayanti, pemilik Zuver Home Decor. Berawal dari uang hanya Rp300.000, Irma berhasil membangun ekosistem bisnis yang kini menjadi tumpuan warga di kawasan Moncongloe, Kab. Gowa.

Dalam perbincangannya di program dialog Teras UKM Pro 4 RRI Makassar, Senin, 23 Februari 2026 Irma menyebut, tak hanya menjual perlengkapan rumah tangga, namun menerapkan strategi "Business Hack" dengan mengubah masalah lingkungan sekitar menjadi peluang yang menguntungkan. “Jadi kalau orang berbelanja di toko perlengkapan rumah tangga, biasanya ada sisa uang belanjanya. Nah, kami sediakan snack atau ciki-ciki harga Rp2 ribu sampai Rp5 ribu,” sebut dia.

Ibu dua anak ini menceritakan awal perjalanan bisnis ini dimulai saat Irma mengikuti mutasi kerja suaminya ke Makassar pada tahun 2019. Dengan kemampuan menjahit yang dipelajari secara otodidak, Irma memanfaatkan modal kecilnya untuk membeli beberapa meter kain dan membuat taplak meja.

Lebih lanjut, usahawan muda ini menjelaskan produk tangan atau handmade yang dibuat dijual melalui pemasaran di marketplace seperti Shopee dan TikTok. “Perlahan tapi pasti, produk buatan saya mulai diminati hingga mampu membuka toko fisik sendiri,” jelas Irma.

Irma mengungkapkan, dari kejelian dalam membaca pasar, dirinya memilih lokasi toko di Moncongloe. Di tengah maraknya pembangunan perumahan subsidi, ia melihat warga setempat sering kesulitan mendapatkan alat kebersihan dasar.

"Kami tidak hanya menjual produk, tapi menjual solusi. Warga di sini butuh sapu, pel, hingga alat dapur, tapi mereka harus jauh-jauh ke pusat kota. Kami hadir untuk memotong jarak tersebut," ungkap Irma dalam sesi Teras UMKM di RRI.

Terkait nama brand "Zuver" yang sering dianggap salah cetak dari kata "Super" ungkap Irma, nama tersebut diambil dari nama sang suami yang juga merupakan investor utamanya. Menurutnya, nama unik ini membawa hoki tersendiri meski sempat diragukan oleh penyedia jasa papan nama namun tetap percaya diri bahwa identitas brand yang beda akan lebih mudah diingat oleh masyarakat. (RRI/Febriyan)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....