Produk Warga Binaan Sulsel Jadi Sorotan di IPPAFEST 2025
- 11 Agt 2025 23:03 WIB
- Makassar
KBRN,Jakarta : Gelaran Indonesian Prison Products and Art Festival (IPPAFEST) 2025 yang berlangsung pada 8–10 Agustus di Pantai Aloha PIK 2, Jakarta, sukses menjadi etalase kreatif warga binaan se-Indonesia. Ajang yang digelar Direktorat Jenderal Pemasyarakatan ini sekaligus memeriahkan peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia.
Selama tiga hari, sebanyak 1.900 produk hasil karya warga binaan terjual, menghasilkan omzet Rp241.878.503. Uniknya, seluruh hasil penjualan akan masuk ke tabungan warga binaan pembuat produk, sehingga kelak saat bebas mereka memiliki bekal modal untuk memulai kehidupan baru.
Kantor Wilayah Kemenkumham Sulawesi Selatan mencuri perhatian dengan beragam produk kuliner dan kerajinan tangan yang laris manis. Produk seperti keripik, sirup markisa, tudung saji, syal tenun Toraja, lukisan benang, hingga songkok Recca menjadi incaran pengunjung.
Kepala Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Sulawesi Selatan, Rudy Fernando Sianturi, mengapresiasi seluruh Lapas dan Rutan di Sulsel yang berpartisipasi.
“Produk warga binaan kami tidak kalah kualitasnya dengan yang ada di luar. Terima kasih kepada semua pihak yang sudah mengirimkan produk unggulan untuk IPPAFEST ini,” ujar Rudy, Senin (11/8/2025).
Ia menegaskan, IPPAFEST menjadi jembatan pemasaran produk kreatif warga binaan ke pasar nasional, sekaligus mendukung industri kreatif dalam Lapas dan Rutan. Program ini juga sejalan dengan Asta Cita Presiden dan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya pada pengembangan UMKM berbasis karya warga binaan.
Dengan keberhasilan ini, IPPAFEST diharapkan menjadi agenda rutin yang tidak hanya memasarkan produk, tetapi juga membangun citra positif dan kemandirian warga binaan di seluruh Indonesia.(*)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....