Menjelang Lebaran, Tren Gadai Emas Melonjak, Pegadaian Catat Pertumbuhan

  • 12 Mar 2026 14:18 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Pergerakan harga emas setiap tahun menunjukkan pola yang hampir sama. Nilainya cenderung meningkat ketika mendekati momen-momen tertentu, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri maupun saat musim masuk sekolah. Kenaikan harga logam mulia ini tidak hanya memengaruhi pasar investasi, tetapi juga berdampak langsung pada meningkatnya aktivitas gadai emas di tengah masyarakat.

Fenomena ini kembali terlihat pada awal tahun 2026. Seiring meningkatnya harga emas menjelang Ramadan dan Lebaran, transaksi gadai di sejumlah kantor layanan keuangan juga mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Banyak masyarakat memanfaatkan emas yang dimiliki sebagai jaminan untuk memperoleh dana tunai dengan cepat, terutama untuk memenuhi kebutuhan musiman seperti persiapan hari raya atau biaya pendidikan.

Kepala Departemen Business Support PT Pegadaian Kanwil 4 Sulselbar Maluku, Nuzul Rahmat, menjelaskan bahwa sektor gadai mencatat pertumbuhan yang cukup mencolok pada awal tahun ini. Berdasarkan data internal perusahaan, sepanjang Januari transaksi gadai mengalami peningkatan sekitar 6,5 hingga 6,7 persen.

Angka tersebut dinilai cukup mengejutkan karena berada jauh di atas target yang sebelumnya dipatok perusahaan. Pada awal tahun, Pegadaian biasanya menargetkan pertumbuhan transaksi gadai sekitar tiga persen setiap bulannya. “Pertumbuhan transaksi gadai pada Januari mencapai sekitar 6,5 hingga 6,7 persen. Ini berada di atas target yang sebelumnya hanya diperkirakan sekitar tiga persen,” ungkap Nuzul Rahmat, Kamis, 12 Maret 2026.

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan bahwa minat masyarakat untuk memanfaatkan layanan gadai masih sangat tinggi. Bahkan, lonjakan yang terjadi kali ini tercatat hampir dua kali lipat dari target yang telah ditetapkan sebelumnya.

Ia menambahkan bahwa pada kondisi normal, pertumbuhan transaksi gadai pada awal tahun biasanya hanya berada di kisaran tiga hingga empat persen setiap bulan. Namun pada tahun ini, angka pertumbuhan tersebut meningkat lebih cepat seiring dengan naiknya harga emas serta meningkatnya kebutuhan ekonomi masyarakat menjelang Ramadan.

Tren ini sekaligus menegaskan bahwa emas masih menjadi salah satu aset yang paling mudah dimanfaatkan masyarakat untuk memperoleh dana tunai dalam waktu singkat. Dengan proses yang relatif cepat dan persyaratan yang sederhana, layanan gadai emas masih menjadi pilihan utama bagi banyak orang ketika membutuhkan dana darurat.

Selain itu, momentum ekonomi musiman seperti Ramadan, Lebaran, dan tahun ajaran baru juga sering memicu peningkatan aktivitas gadai. Pada periode tersebut, kebutuhan rumah tangga biasanya meningkat, mulai dari belanja kebutuhan pokok, persiapan mudik, hingga pengeluaran pendidikan bagi anak-anak yang akan memasuki tahun ajaran baru.

Melihat tren tersebut, Pegadaian memperkirakan aktivitas gadai emas berpotensi terus meningkat menjelang puncak Ramadan hingga Lebaran. Kondisi ini sejalan dengan pergerakan harga emas yang biasanya mengalami kenaikan menjelang hari besar keagamaan dan momentum ekonomi masyarakat. Dengan situasi tersebut, emas kembali menunjukkan perannya tidak hanya sebagai instrumen investasi jangka panjang, tetapi juga sebagai aset likuid yang dapat dimanfaatkan masyarakat melalui layanan gadai untuk memenuhi kebutuhan finansial dalam waktu cepat.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita