OJK Dorong Digitalisasi UMKM dan Perluas Inklusi Keuangan Desa Nelayan
- 04 Agt 2026 13:30 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) terus memperluas inklusi keuangan melalui digitalisasi transaksi UMKM dan penguatan ekosistem keuangan di desa nelayan. Kepala OJK Sulselbar, Moch. Muchlasin, mengungkapkan penggunaan QRIS oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Sulawesi Selatan terus meningkat. Tercatat hingga Juli 2026, pengguna QRIS sebanyak 158.590 merchant.
"Jadi saya kira rekan-rekan sama dengan saya sudah semakin mudah dalam bertransaksi karena bisa cash less. Bahkan saya sudah lupa kapan terakhir ke bank maupun ke ATM karena transaksi keuangan sekarang bisa dilakukan melalui telepon genggam menggunakan QRIS," ujar Muchlasin, Senin, 3 Agustus 2026.
Menurutnya, perkembangan transaksi digital memberikan kemudahan bagi masyarakat sekaligus mendukung efisiensi sistem pembayaran di berbagai sektor usaha. Selain digitalisasi UMKM, pihaknya juga membangun ekosistem keuangan di kawasan Kampung Nelayan Merah Putih melalui kegiatan edukasi dan peningkatan literasi keuangan masyarakat pesisir.
Hingga kini, OJK Sulselbar telah melakukan edukasi di tiga lokasi, yakni Kabupaten Bone, Sinjai, dan Bulukumba. "Kalau dilihat untuk tahun 2026, dari Kementerian Kelautan dan Perikanan ada tiga lokasi lagi yaitu di Makassar, Takalar, dan Jeneponto. Kemungkinan nanti kami juga akan melakukan edukasi keuangan di tiga desa tersebut," kata Muchlasin.
Di sisi lain, OJK mencatat tingkat inklusi keuangan di wilayah perkotaan seperti Makassar, Gowa, dan Parepare sudah lebih tinggi dibandingkan daerah kepulauan seperti Pangkep dan Selayar yang masih memerlukan perhatian lebih. Melalui berbagai program tersebut, Muchlasin berharap akses layanan keuangan formal semakin merata, baik bagi pelajar, pelaku UMKM, maupun masyarakat di kawasan pesisir sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....