Kredit dan Perbankan Syariah Sulsel Tumbuh Positif, OJK Siap Dukung Ekonomi Daerah

  • 28 Jun 2026 19:14 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Penyaluran kredit perbankan di Sulawesi Selatan terus menunjukkan pertumbuhan positif hingga April 2026. Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat mencatat total kredit mencapai Rp174,60 triliun atau tumbuh 5,46 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kepala OJK Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Moch Muchlasin, mengatakan fungsi intermediasi perbankan tetap berjalan optimal dengan Loan to Deposit Ratio (LDR) sebesar 116,82 persen dan rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) yang masih terjaga di level 3,74 persen.

"Perbankan di Sulawesi Selatan tetap mampu menjalankan fungsi intermediasi secara optimal dengan tetap menerapkan prinsip kehati-hatian, sehingga penyaluran pembiayaan dapat terus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat," ujar Moch Muchlasin, Sabtu 27 Juni 2026.

Berdasarkan penggunaannya, kredit produktif memiliki porsi 52,36 persen dari total penyaluran kredit dan tumbuh 2,64 persen. Sementara kredit konsumtif menyumbang 47,64 persen dengan pertumbuhan lebih tinggi, yakni 8,74 persen. Sektor perdagangan besar dan eceran masih menjadi penerima kredit produktif terbesar dengan pangsa 21,86 persen.

Selain itu, perbankan syariah juga mencatat pertumbuhan signifikan. Total aset perbankan syariah meningkat 35,92 persen menjadi Rp23,45 triliun, sedangkan Dana Pihak Ketiga tumbuh 25,87 persen menjadi Rp15,33 triliun. Penyaluran pembiayaan syariah juga naik 25,74 persen menjadi Rp18,88 triliun.

"Pertumbuhan perbankan syariah yang jauh lebih tinggi dibandingkan perbankan konvensional menunjukkan semakin besarnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan keuangan syariah dan meningkatnya kontribusi sektor ini terhadap pertumbuhan ekonomi daerah," kata Moch Muchlasin.

OJK mencatat pangsa pasar aset perbankan syariah kini mencapai 10,87 persen. Kondisi tersebut dinilai mencerminkan semakin luasnya penerimaan masyarakat terhadap layanan keuangan syariah sekaligus memperkuat inklusi keuangan di Sulawesi Selatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....