Harga Emas Dunia Melanjutkan Tren Penguatan Hari Ini
- 17 Jun 2026 09:19 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Pergerakan harga emas dunia dilaporkan masih terus melanjutkan tren kenaikan hingga sesi perdagangan pada hari Rabu, (17/06/2026). Logam mulia global tersebut sukses mempertahankan posisinya di zona hijau setelah pada hari-hari sebelumnya konsisten ditutup menguat.
Merujuk data pasar finansial terbaru dari laman Refinitiv, harga emas dunia saat ini mantap bertengger di atas level empat ribu tiga ratus lima belas dolar Amerika Serikat per troy ons. Angka tersebut mencatatkan kenaikan harian yang stabil, sekaligus memperpanjang reli positif komoditas aman ini sejak awal pekan.
Angin segar yang terus mendorong penguatan harga komoditas berkilau ini dipicu oleh meredanya kekhawatiran pasar terhadap situasi geopolitik global. Amerika Serikat dan Iran dikabarkan telah menyepakati kerangka nota kesepahaman awal untuk mengakhiri konflik bersenjata yang sempat meletus di antara kedua negara tersebut.
Kabar perdamaian internasional itu secara otomatis membuat pelaku pasar mengurangi kekhawatiran terhadap lonjakan harga energi minyak mentah dunia serta tekanan inflasi. Dampak berantainya, indeks mata uang dolar Amerika Serikat serta imbal hasil obligasi pemerintah terpantau mengalami pelemahan di lantai bursa.
Meskipun sedang berada dalam jalur hijau, arah pergerakan harga emas selanjutnya diprediksi akan sangat bergantung pada hasil rapat kebijakan bank sentral Amerika Serikat. Tepat pada pertengahan pekan ini, investor global sedang menanti dengan cermat pidato penting dari Ketua Federal Reserve mengenai kepastian arah suku bunga acuan.
Melansir pandangan finansial dari penulis Robert Kiyosaki, lonjakan nilai instrumen logam mulia belakangan ini diyakini baru merupakan awal dari tren kenaikan panjang. Penulis buku populer tersebut bahkan secara optimistis memproyeksikan harga emas mampu menembus angka tiga puluh lima ribu dolar dalam satu dekade ke depan.
Fluktuasi positif pada pasar internasional per tanggal 17 Juni 2026 ini diperkirakan akan langsung memengaruhi psikologis pasar investasi logam mulia di dalam negeri. Para pelaku usaha serta masyarakat di Kota Makassar diimbau untuk tetap mengantisipasi potensi volatilitas harga sebelum mengambil keputusan investasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....