Bijak Mengelola Keuangan Tunjangan Hari Raya (THR)

  • 11 Mar 2026 12:53 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, MAKASSAR – Menjelang Idulfitri, Tunjangan Hari Raya (THR) menjadi angin segar bagi masyarakat. Namun, tanpa pengelolaan yang tepat, dana tambahan ini sering kali menguap begitu saja. Menanggapi fenomena tersebut, Programa 4 RRI Makassar menghadirkan dialog Teras UMKM bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat pada Rabu 11 maret 2026.

Hadir sebagai narasumber, Regina Sianturi, Certified Financial Planner sekaligus Manajer OJK Prov. Sulselbar. Ia menekankan bahwa THR adalah instrumen penting untuk memperkuat kesehatan finansial keluarga jika dikelola dengan kepala dingin.

Menurut Regina, THR memiliki sifat sebagai dana tambahan yang diterima dalam jumlah lebih besar dari penghasilan rutin. Hal inilah yang sering kali memicu perilaku konsumtif yang tidak terkendali.

"Jika tidak direncanakan, THR bisa cepat habis hanya untuk euforia Lebaran. Padahal, dana ini bisa digunakan untuk melunasi kewajiban, menabung, hingga mulai berinvestasi. Prinsipnya harus seimbang antara kebutuhan saat ini, berbagi, dan jaminan masa depan," ujar Regina di Studio RRI Makassar.

Dalam sesi obrolan tersebut, Regina juga menyoroti dampak kemudahan transaksi digital terhadap budaya menabung. Aplikasi e-commerce dan dompet digital dinilai sebagai pisau bermata dua. Di satu sisi memudahkan, namun di sisi lain memicu pembelian impulsif.

"Kemudahan akses hanya dengan beberapa klik mendorong konsumsi yang lebih besar. Sering kali kita tidak sadar akan transaksi kecil yang berulang atau subscription yang diam-diam menggerus saldo. Tanpa kendali, kemudahan digital ini justru membuat kita kehilangan kontrol finansial," jelasnya.

Menutup dialog, Regina membagikan langkah praktis dalam mengelola keuangan secara umum bagi masyarakat yaitu Pahami Arus Kas dengan mengidentifikasi dengan jelas mana pendapatan tetap dan mana pengeluaran rutin. Kemudian disertai dengan Perencanaan Matang dengan membuat daftar anggaran mingguan atau bulanan, dahulukan kebutuhan wajib seperti makanan dan transportasi.

Selain itu kata Regina adalah menskala Prioritaskan , Bedakan dengan tegas mana Kebutuhan yang mendesak dan mana Keinginan yang bisa ditunda. Dan yang terakhir adalah Budaya Menabung yang Benar, Regina menekankan prinsip Sisihkan, Bukan Sisakan. Menabung harus dilakukan di awal saat menerima uang, bukan menunggu sisa di akhir bulan yang sering kali hasilnya nihil.

"Terlihat sederhana, namun menyisihkan uang di awal memiliki makna besar bagi ketahanan finansial jangka panjang," pungkasnya.

Siaran Teras UMKM ini diharapkan dapat memberikan edukasi bagi pendengar RRI agar lebih cerdas mengalokasikan THR-nya, sehingga hari raya tetap berkesan tanpa harus mengorbankan kondisi keuangan setelahnya.

Rekomendasi Berita