Pengamat Ekonomi: THR dan Gaji ke-13 Akan Picu Lonjakan Ekonomi
- 02 Mar 2026 08:53 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID,Makassar - Penyaluran Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji ke-13 tahun ini diprediksi akan menjadi motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Selatan. Demikian disampaikan Pengamat Ekonomi Unismuh Makassar, Sutardjo Tui saat berbincang bersama RRI lewat Dialog Interaktif Makassae menyapa pagi edisi, Senin, 2 Maret 2026.
“Iya, kalau ada saat ini kondisi bahwa daya beli masyarakat itu lemah, maka dengan THR akan menguat sedikit, Artinya apa? THR itu bisa memacu economic turnover, perputaran ekonomi. Artinya, tetapi dengan catatan bahwa THR itu jangan juga dipakai untuk konsumsi semua dan biasanya pendapatan itu sama dengan konsumsi tambah tabungan,” katanya kepada RRI.
Dikatakan, stimulus berupa THR sangat krusial untuk memperkuat daya beli masyarakat yang sempat melemah. THR menciptakan siklus ekonomi yang positif. Peningkatan pendapatan masyarakat akan mendorong permintaan barang, yang kemudian memacu produsen untuk meningkatkan produksi. "Produksi barang bertambah itu ujung-ujungnya adalah mengurangi pengangguran dan kemiskinan karena produsen butuh bahan baku dan tenaga kerja tambahan," ungkap Sutardjo Tui.
Lebih lanjut, ia memprediksi pertumbuhan ekonomi Sulsel berpotensi melampaui angka nasional. Hal ini didukung oleh struktur ekonomi Sulsel yang berbasis ekspor komoditas seperti kelapa dan cokelat, yang harganya kini sedang diuntungkan oleh situasi geopolitik global. Sutarjo Tui selaku Pengamat ekonomi juga menekankan pentingnya percepatan pembayaran THR agar perputaran uang (economic turnover) di sektor pariwisata, UMKM, dan ritel dapat terjadi lebih awal dan lebih maksimal.
Lebih lanjut dikatakan bahwa pertumbuhan ekonomi yang meningkat karena adanya Tunjangan Hari Raya THR akan terjadi peningkatan di semua sektor seperti andang, pangan, papan. “Semua sektor ini bisa. Karena begini, pertumbuhan ekonomi yang sembilan sektor itu, dia akan diutamakan kan dulu adalah sandang, pangan, papan, Kalau misalnya orang-orang Sulsel, pegawai apa pun namanya, kalau sudah punya rumah, punya mobil, dia akan tengok lagi ke konsumsi yang lain,” tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....