Entry Meeting BPK RI, Kemenag Sulsel Siap Kooperatif-Transparan

  • 20 Feb 2026 13:43 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Maros : Pelaksanaan pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia yang berlangsung bertepatan dengan hari pertama Ramadan menghadirkan makna yang lebih dari sekadar agenda audit rutin. Melainkan momentum reflektif bagi penguatan integritas dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, Kamis 19 Februari 2026.

Entry meeting yang digelar secara luring dan daring di Aula Kanwil Kemenag Sulsel menjadi langkah awal dalam membangun kesamaan persepsi, koordinasi, serta komitmen bersama terhadap prinsip transparansi dan kepatuhan regulatif. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Kanwil Kemenag Sulsel, Ali Yafid, bersama jajaran pejabat struktural dan fungsional, serta perwakilan pimpinan perguruan tinggi keagamaan dan satuan kerja terkait.

Kehadiran para pemangku kepentingan, baik secara langsung maupun virtual dari seluruh kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan, mencerminkan keseriusan institusi dalam menyambut proses pemeriksaan sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola yang profesional dan bertanggung jawab.

Tim pemeriksa BPK RI yang dipimpin Kasubtim Enggar Hestu Nugroho menandai dimulainya tahapan koordinasi awal pemeriksaan laporan keuangan, yang berfungsi sebagai instrumen pengawasan untuk memastikan setiap proses pengelolaan anggaran berjalan sesuai prinsip akuntabilitas, transparansi, serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.

Dalam konteks Ramadan, pelaksanaan pemeriksaan ini sekaligus menjadi pengingat moral akan pentingnya kejujuran, keterbukaan, dan tanggung jawab dalam setiap aspek pengelolaan keuangan publik.

Dalam sambutannya, Ali Yafid menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim pemeriksa sekaligus menegaskan kesiapan seluruh satuan kerja untuk bersikap terbuka, responsif, dan kooperatif selama proses audit berlangsung.

"Kelengkapan data, ketepatan dokumen, dan komunikasi yang konstruktif menjadi faktor kunci agar pemeriksaan dapat berjalan efektif, objektif, dan tepat waktu" ucapnya.

Menurutnya, entry meeting tidak hanya berfungsi sebagai tahapan administratif, tetapi juga sebagai ruang evaluasi strategis guna memperbaiki sistem pengelolaan keuangan secara berkelanjutan. Dengan dukungan aktif dari seluruh entitas dan satuan kerja, proses pemeriksaan diharapkan mampu menghasilkan gambaran yang komprehensif sekaligus mendorong peningkatan kualitas tata kelola keuangan di lingkungan Kemenag Sulsel.

Sementara itu, pihak BPK RI menegaskan pentingnya sinergi dan dukungan penuh dari setiap unit kerja, khususnya dalam penyediaan data yang akurat dan dokumen yang relevan, agar proses audit berjalan sesuai standar pemeriksaan yang berlaku. Melalui entry meeting ini, Kemenag Sulawesi Selatan meneguhkan komitmennya untuk mengikuti seluruh tahapan pemeriksaan secara profesional, sekaligus menjadikannya sebagai momentum penguatan koordinasi, peningkatan akuntabilitas, dan pembenahan tata kelola keuangan yang lebih transparan dan berintegritas.(*)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....