OJK Dorong Masyarakat Lewat Program Inovatif

  • 09 Okt 2025 16:08 WIB
  •  Makassar

KBRN, Makassar: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus berupaya meningkatkan literasi keuangan masyarakat melalui berbagai program dan kebijakan inovatif. Hal ini disampaikan oleh Stella Martje Matitaputty, Manajer Madya OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, dalam program Obrolan Khusus di Pro 4 RRI Makassar, Rabu (8/10/2025).

Stella menjelaskan bahwa salah satu langkah penting yang dilakukan OJK adalah penerapan Peraturan OJK Nomor 22 Tahun 2023 tentang Perlindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan. “Nah ini yang menjadikan sebuah kewajiban bagi seluruh pelaku jasa keuangan yang diatur dan diawasi OJK untuk melakukan juga kegiatan literasi keuangan, jadi harus dilakukan peningkatan literasi,” jelasnya.

Selain regulasi, OJK juga menghadirkan LMSKU (Learning Management System Keuangan OJK) sebagai sarana pembelajaran daring yang dapat diakses oleh seluruh masyarakat. Melalui platform ini, masyarakat bisa mempelajari karakteristik produk keuangan, tips mengelola keuangan, hingga mengikuti kuis berhadiah untuk menambah motivasi belajar.

Stella menambahkan bahwa OJK juga memiliki program SIPEDULI, yaitu duta literasi keuangan dari OJK di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat yang melibatkan guru, komunitas, dan stakeholder lainnya. “Kita mendorong para guru untuk menjadi duta literasinya OJK, kemudian juga stakeholder lainnya, komunitas, semua bisa bergabung dan mendaftar, setelah itu akan ada berbagai pelatihan kemudian bisa mempelajari modul dan bisa menjadi perpanjangan tangan dari OJK untuk menyampaikan terkait dengan berbagai persoalan-persoalan keuangan,” ujarnya.

Selain itu, Kantor OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat juga membuka layanan walk-in konsumen dan study visit bagi masyarakat, mulai dari pelajar hingga pemerintah daerah. OJK baru-baru ini juga menyelenggarakan Bulan Inklusi Keuangan pada 4 hingga 5 Oktober 2025 di Trans Studio Makassar, yang dihadiri hampir 2.000 pengunjung sebagai bagian dari upaya memperkuat literasi dan inklusi keuangan di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. (Dila)


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....