PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi Cetak Duta Lingkungan Luwu Timur
- 24 Jul 2026 20:15 WIB
- Makassar
RRI. CO. ID, LUWU TIMUR : PT Vale Indonesia Tbk meluncurkan program Kelas Konservasi sebagai upaya mencetak generasi muda penggerak keberlanjutan di Kabupaten Luwu Timur. Program tersebut diluncurkan bertepatan dengan peringatan HUT ke-58 PT Vale di Kawasan Agrowisata Nanas Pondata, Kecamatan Wasuponda, Jumat (24/7/2026).
Sebanyak 50 pelajar SMA/sederajat dari wilayah pemberdayaan PT Vale mengikuti program yang menggabungkan pembelajaran konservasi, kepemimpinan, praktik lapangan, kepenulisan, hingga ekonomi hijau. Program ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat pengelolaan keanekaragaman hayati, memberdayakan masyarakat, serta menanamkan budaya keberlanjutan kepada generasi muda.
Selama empat bulan, mulai Juli hingga Oktober 2026, peserta akan mengikuti pembelajaran daring dan luring, kunjungan lapangan, penyusunan proyek sosial, pelatihan kepenulisan, hingga seminar akhir untuk mempresentasikan gagasan terkait pelestarian lingkungan. Chief Sustainability & Corporate Affairs PT Vale Indonesia, Budiawansyah, mengatakan tantangan keberlanjutan membutuhkan generasi muda yang memiliki kepedulian dan keberanian untuk menjadi agen perubahan.
"Output dari kegiatan ini adalah para siswa dapat menjadi duta lingkungan yang mandiri. Mereka tidak hanya belajar secara normatif di dalam kelas, tetapi juga mendapatkan pengetahuan tambahan mengenai pentingnya kepedulian terhadap lingkungan yang ditanamkan sejak awal. Kami berharap mereka mampu menjadi generasi muda yang memberikan contoh, gagasan, dan inspirasi bagi masyarakat maupun teman-teman sebayanya," ujar Budiawansyah.
Menurutnya, Kelas Konservasi diharapkan menjadi investasi sosial jangka panjang yang mampu membangun budaya konservasi sejak usia muda. "Harapan kami sederhana, program ini menjadi sebuah legacy. Kepedulian terhadap upaya konservasi tidak dimulai ketika seseorang telah dewasa, tetapi dibangun sejak dini hingga menjadi bagian dari karakter. Karena itu, kami ingin memberikan ruang bagi mereka untuk belajar, berkreasi, dan berkontribusi bagi lingkungan mulai sekarang," tambahnya.
Proses pembelajaran akan melibatkan akademisi, praktisi, dan para ahli internal PT Vale untuk memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai konservasi, perubahan iklim, rehabilitasi ekosistem, pengelolaan sampah, hingga praktik pertambangan yang bertanggung jawab. Kepala Desa Tabarano, Rimal Manukallo, mengapresiasi peluncuran program tersebut karena dinilai mampu membuka ruang belajar bagi pelajar agar lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan.
"Program seperti ini sangat penting karena memberikan kesempatan kepada para pelajar untuk belajar langsung tentang lingkungan dan konservasi. Harapannya, mereka dapat menjadi pelopor yang membawa perubahan positif di masyarakat, khususnya di Luwu Timur," katanya.
Melalui Kelas Konservasi, PT Vale menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menjaga lingkungan melalui praktik pertambangan berkelanjutan, tetapi juga menyiapkan generasi muda yang mampu melanjutkan upaya pelestarian lingkungan dan mendorong tercapainya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....