Ratusan Ribu Penumpang Diproyeksi Padati Pelabuhan Nataru Regional
- 13 Des 2025 16:08 WIB
- Makassar
KBRN, Makassar : PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Regional 4 menyatakan kesiapan menghadapi lonjakan arus penumpang, kapal, dan barang selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di wilayah kelolaannya.
Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis, mengatakan sejumlah langkah antisipatif telah dilakukan untuk memastikan layanan kepelabuhanan tetap berjalan aman dan lancar selama periode libur akhir tahun.
“Kami menyiapkan infrastruktur, terminal penumpang, dermaga, hingga sumber daya manusia yang siaga 24 jam guna mengantisipasi peningkatan aktivitas selama Nataru,” ujar Abdul Azis kepada wartawan di Hotel Harper, Sabtu (13/12/2025).
Ia menegaskan, Pelindo Regional 4 juga melakukan optimalisasi pengaturan arus penumpang, peningkatan kenyamanan terminal, serta memperkuat koordinasi dengan KSOP, operator kapal, dan aparat keamanan di pelabuhan.
Sementara itu, Division Head Operasi Pelindo Regional 4, Yusida M. Palesang, mengungkapkan bahwa lima pelabuhan di wilayah Regional 4 diproyeksikan mengalami pertumbuhan penumpang tertinggi selama Nataru 2025.
“Pelabuhan Ambon masih mencatat arus penumpang tertinggi dengan proyeksi 123.982 penumpang, disusul Makassar 96.138 penumpang, Parepare 83.238 penumpang, Balikpapan 76.459 penumpang, dan Manado 73.407 penumpang,” jelas Yusida.
Menurutnya, peningkatan tersebut dipicu tingginya mobilitas masyarakat, peningkatan frekuensi kapal, serta perbaikan layanan terminal penumpang di sejumlah pelabuhan.
Selain arus penumpang, Yusida menyebutkan tren positif juga terjadi pada kunjungan kapal. Pelabuhan Ternate dan Manado diproyeksikan mencatat jumlah sandar tertinggi, masing-masing 154 dan 152 kunjungan kapal.
“Arus kapal meningkat seiring bertambahnya kebutuhan transportasi penumpang dan distribusi logistik selama libur Nataru,” ujarnya.
Di sisi lain, aktivitas bongkar muat barang juga menunjukkan peningkatan, terutama di Pelabuhan Makassar, Samarinda, dan Balikpapan, yang menjadi simpul utama distribusi logistik di Kawasan Timur Indonesia.
Yusida menambahkan, Pelindo Regional 4 memprioritaskan aspek keselamatan dengan memastikan peralatan operasional dalam kondisi prima serta melakukan inspeksi rutin fasilitas pelabuhan.
“Kami juga mengatur jadwal sandar kapal secara ketat agar tidak terjadi penumpukan, khususnya di pelabuhan dengan trafik tinggi,” katanya.
Pelindo Regional 4 optimistis kesiapan ini mampu menjaga kelancaran mobilitas masyarakat dan arus logistik nasional selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.(**)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....