SPJM Gelar Difablepreneur Dukung Kemandirian Disabilitas
- 03 Des 2025 08:57 WIB
- Makassar
KBRN, MAKASSAR : PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM), subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang Marine, Equipment, Port Services, Dredging, dan Shipyard (MEPS), kembali melaksanakan Program Sahabat Inspiratif Pelindo (SIP) melalui pelatihan Difablepreneur Batch 2 di Makassar pada 1–2 Desember 2025. Program pelatihan ini terselenggara melalui kolaborasi SPJM dengan Kementerian Sosial RI melalui Unit Pelaksana Teknis Sentra Wirajaya Makassar.
Ini menjadi kerja sama lanjutan setelah Difablepreneur Batch 1 yang digelar pada 2–3 Maret 2024. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas dan kemampuan penyandang disabilitas agar lebih mandiri secara ekonomi melalui pelatihan produksi dan pemasaran berbagai produk kerajinan.
Tahun ini, Difablepreneur Batch 2 diikuti 30 peserta yang mengikuti dua jenis pelatihan, yaitu pembuatan Batik Ciprat dan tote bag. Selain praktik langsung, peserta juga mendapat pembekalan mengenai sejarah, filosofi, hingga tren pemasaran produk kreatif.
SVP Sekretaris Perusahaan SPJM, Tubagus Patrick, menyampaikan bahwa SPJM berkomitmen memperkuat budaya inklusivitas dan pemberdayaan penyandang disabilitas melalui program yang berkelanjutan. “Ini adalah tahun kedua kami bekerja sama dengan Sentra Wirajaya Makassar. Kami ingin memastikan teman-teman disabilitas memiliki kesempatan yang sama untuk terus berkarya dan berkompetisi,” ujar Patrick, dalam keterangan persnya rabu (03/12/2025).
Ia menambahkan bahwa pelatihan tersebut melibatkan trainer dari Sentra Wirajaya Makassar sebagai balai rehabilitasi sosial, serta salah satu UMKM binaan SPJM yang turut memberikan pendampingan keterampilan. “Kami yakin pelatihan ini memberikan manfaat nyata bagi seluruh peserta, terutama dalam mengembangkan keahlian yang dapat menunjang kemandirian ekonomi mereka,” jelasnya.
Lebih lanjut, Patrick menegaskan bahwa program ini sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada aspek pendidikan berkualitas dan peluang pembelajaran sepanjang hayat. “Agar benar-benar mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan, kami akan melakukan pendampingan pasca pelatihan, termasuk strategi pemasaran produk yang mereka hasilkan,” tambahnya.
Pelatihan Difablepreneur ini juga menjadi bagian dari peringatan Hari Disabilitas Internasional 2025 yang mengusung tema “Mewujudkan masyarakat ramah dan inklusif bagi penyandang disabilitas demi mendorong kemajuan sosial.”
Pada kesempatan tersebut, SPJM turut menyerahkan bantuan berupa empat kursi roda elektrik, delapan kursi roda manual, dan 20 tongkat jalan sebagai dukungan langsung kepada penyandang disabilitas. Melalui program ini, SPJM berharap semakin banyak pihak yang terdorong mendukung kemandirian ekonomi dan sosial penyandang disabilitas di Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....