Balai Taman Nasional Bantimurung Dorong Pengembangan UMKM
- 31 Jul 2025 08:56 WIB
- Makassar
KBRN,Makassar: Balai Taman Nasional (TN) Bantimurung Bulusaraung terus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dengan mengembangkan potensi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis wisata alam. Upaya ini menjadi bagian dari strategi pemberdayaan masyarakat sekitar kawasan konservasi sekaligus mendukung pariwisata berkelanjutan.
Kepala Balai TN Bantimurung Bulusaraung, Tutut Heri Wibowo, S.Hut., M.Eng. menyampaikan bahwa pelibatan masyarakat dalam aktivitas wisata dan konservasi menjadi prioritas utama. “Kami ingin masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga pelaku aktif dalam pengelolaan dan pemanfaatan kawasan secara lestari,” ujarnya dalam wawancara singkat bersama RRI, Rabu (30/7/2025).
Berbagai program telah dijalankan, mulai dari pelatihan kewirausahaan, pengelolaan homestay, hingga pendampingan produksi suvenir lokal seperti kerajinan tangan, produk olahan makanan khas, dan jasa pemandu wisata. Tidak hanya itu, Balai TN juga berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata, koperasi lokal, serta lembaga swadaya masyarakat dalam mengembangkan jaringan pemasaran dan promosi digital.
Salah satu contoh sukses adalah kelompok UMKM di Desa Salenrang yang kini mengelola paket wisata edukasi di kawasan Leang-Leang. Selain menikmati keindahan alam dan situs prasejarah, wisatawan juga bisa merasakan langsung produk lokal buatan masyarakat.
Langkah ini sejalan dengan semangat konservasi inklusif yang memadukan pelestarian alam dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Balai TN berharap, dengan keterlibatan UMKM, kawasan Bantimurung Bulusaraung tidak hanya menjadi destinasi unggulan di Sulawesi Selatan, tetapi juga model pengelolaan taman nasional berbasis masyarakat.
Sementara, Kepala Pengelola Wisata Alam Bantimurung Bulusaraung, Suhardi, menyebut kolaborasi yang dibangun menjadi langkah strategis dengan Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung dalam mendorong pelibatan aktif Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sektor wisata alam.
Kolaborasi ini bertujuan memperkuat peran masyarakat lokal dalam kegiatan pariwisata yang berkelanjutan di kawasan konservasi. Menurut Suhardi, partisipasi UMKM sangat penting dalam mendukung ekosistem wisata, mulai dari penyediaan suvenir khas daerah, kuliner lokal, hingga jasa pemandu wisata.
"Potensi ekonomi di sekitar kawasan TN Bantimurung Bulusaraung sangat besar. Dengan melibatkan UMKM, kami ingin memastikan bahwa manfaat pariwisata dapat dirasakan langsung oleh masyarakat," ujar Suhardi.
Balai TN Bantimurung Bulusaraung mendukung inisiatif ini melalui berbagai program pelatihan, fasilitasi perizinan, dan pemasaran digital, serta pembinaan kelembagaan masyarakat. Langkah sinergis ini diharapkan dapat memperkuat ekonomi lokal tanpa mengesampingkan prinsip konservasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....