Event Pakarena Jilid 1 Dorong Generasi Muda Lestarikan Budaya Sulawesi Selatan
- 08 Agt 2026 07:15 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Panitia pelaksana event Pakarena Jilid 1 memastikan persiapan penyelenggaraan kegiatan telah mencapai sekitar 80 persen. Seluruh panitia terus memaksimalkan berbagai persiapan, terutama dalam memantapkan konsep dan rangkaian acara agar pelaksanaan kegiatan berjalan lancar.
Hal tersebut dikatakan Muh. Syawal - Ketua Panitia Pakarena Jilid I dalam Obrolan Apresiasi Budaya Lokal Pro4 RRI Makassar, edisi Kamis 6 Agustus 2026. Menurut Muh. Syawal, hingga saat ini panitia terus melakukan koordinasi dan penyempurnaan teknis menjelang pelaksanaan kegiatan.
Ia optimistis seluruh persiapan dapat diselesaikan tepat waktu sebelum hari pelaksanaan. "Event Pakarena Jilid 1 akan dilaksanakan pada tanggal 12 hingga 17 Oktober 2026 di SMK Negeri 2 Gowa. Pihaknya terus berupaya semaksimal mungkin untuk mematangkan seluruh konsep dan rangkaian acara," ujarnya.
Muh. Syawal menjelaskan, event Pakarena Jilid 1 akan menghadirkan berbagai cabang lomba yang ditujukan bagi peserta tingkat SMP/MTs serta SMA/SMK/MA sederajat di Sulawesi Selatan. Melalui persiapan yang matang, kompetisi ini diharapkan dapat menjadi ajang pembinaan karakter, kedisiplinan, serta mempererat silaturahmi antara peserta event di Sulawesi Selatan.
“Untuk tingkat SMA/SMK/MA, panitia menyiapkan tiga cabang utama Paskibra, yakni Latihan Baris Berbaris (LBB), Formasi, dan Pasukan Delapan (Pasdel). Selain itu, tersedia pula sejumlah perlombaan pendukung seperti Darah Daeng, Tari Kreasi, dan Futsal”, ucap Muh. Syawal.
Sementara itu, pada kategori SMP/MTs sederajat, peserta dapat mengikuti lomba Latihan Baris Berbaris (LBB), Formasi, dan Pasukan Delapan. Panitia juga menyiapkan satu kategori lomba kejutan yang belum diumumkan kepada publik, serta Lomba Cerdas Cermat yang dikhususkan bagi peserta tingkat SMP. Salah satu perlombaan yang menjadi perhatian dalam event Pakarena Jilid 1 adalah Darah Daeng.
Berbeda dengan ajang pemilihan duta pada umumnya, kompetisi ini mengusung nuansa pelestarian budaya Sulawesi Selatan. “Melalui ajang tersebut, peserta tidak hanya dinilai dari kemampuan tampil di atas panggung, seperti public speaking, peragaan busana, maupun penampilan lainnya, tetapi juga dari kemampuannya memperkenalkan dan mengampanyekan budaya daerah kepada masyarakat,” ujar Muh. Syawal.
Muh. Syawal berharap peserta yang terpilih sebagai Dara maupun Daeng di event Pakarena Jilid 1 dapat menjadi pelopor dalam melestarikan budaya Sulawesi Selatan melalui berbagai aksi nyata di tengah masyarakat. Dengan beragam kategori perlombaan yang dipadukan dengan unsur budaya, Pakarena Jilid 1 diharapkan menjadi ajang yang tidak hanya mengembangkan kemampuan peserta di bidang Paskibra, tetapi juga menjadi wadah bagi generasi muda untuk menumbuhkan kreativitas, kepemimpinan, serta kecintaan terhadap budaya lokal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....