Self-Compassion, Kunci Menjaga Kesehatan Mental dan Berdamai dengan Diri Sendiri

  • 16 Jul 2026 12:23 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID Makassar – Di tengah tuntutan hidup yang semakin tinggi, banyak orang cenderung menjadi pengkritik paling keras bagi dirinya sendiri ketika mengalami kegagalan atau melakukan kesalahan. Padahal, bersikap lebih lembut terhadap diri sendiri atau self-compassion dapat menjadi salah satu cara untuk menjaga kesehatan mental dan meningkatkan kesejahteraan psikologis.

Self-compassion merupakan kemampuan untuk memperlakukan diri sendiri dengan penuh pengertian, kepedulian, dan kasih sayang saat menghadapi kesulitan. Sikap ini mengajarkan seseorang agar tidak terus-menerus menyalahkan diri, melainkan menerima bahwa kegagalan merupakan bagian dari proses kehidupan yang dialami setiap orang.

Konsep self-compassion pertama kali diperkenalkan oleh psikolog Kristen Neff. Menurutnya, seseorang yang memiliki belas kasih terhadap diri sendiri akan lebih mampu menerima kekurangan, mengelola emosi, serta menghadapi tantangan hidup tanpa larut dalam rasa bersalah atau penyesalan yang berkepanjangan.

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa individu yang menerapkan self-compassion cenderung memiliki tingkat stres dan kecemasan yang lebih rendah. Mereka juga lebih tangguh dalam menghadapi tekanan, memiliki rasa percaya diri yang lebih baik, serta lebih mudah bangkit setelah mengalami kegagalan.

Dalam praktiknya, self-compassion terdiri atas tiga komponen utama, yaitu self-kindness atau bersikap baik kepada diri sendiri, common humanity yaitu menyadari bahwa setiap orang pernah mengalami kesulitan, serta mindfulness atau kemampuan menerima emosi secara sadar tanpa menghakimi diri sendiri. Ketiga komponen tersebut saling melengkapi dalam membantu seseorang menghadapi berbagai persoalan dengan lebih tenang.

Menerapkan self-compassion dapat dimulai dari langkah sederhana, seperti menghentikan kebiasaan berbicara negatif kepada diri sendiri, menerima bahwa tidak ada manusia yang sempurna, serta memberikan waktu untuk beristirahat ketika merasa lelah secara fisik maupun emosional. Kebiasaan tersebut dapat membantu membangun hubungan yang lebih sehat dengan diri sendiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....